Villeroy : Stimulus Dapat Diluncurkan Sebelum Penggantian Pimpinan ECB

Gubernur bank sentral Perancis François Villeroy de Galhau belum berniat untuk mengesampingkan lebih banyak stimulus untuk Eurozone untuk masa mendatang, menjelang Christine Lagarde duduk sebagai presiden baru dari European Central Bank.

Mario Draghi yang saat ini masih menjabat sebagai presiden ECB, telah meletakkan dasar bagi calon penggantinya, yang mana dirinya telah membuka jalan bagi stimulus yang lebih banyak untuk kawasan Mata uang tunggal Eropa dengan mengadopsi bentuk program buy treasury dalam skala besar.

Banyak pengamat pasar yang telah mampu melihat hal ini di saat Draghi menentukan penggantinya untuk menerapkan dalam jalur kebijakan yang lebih mudah. Namun demikian Villeroy dan anggota dewan pemerintahan di ECB menilai bahwa program stimulus dapat diluncurkan sebelum penggantian pemimpin bank sentral, jika memang kondisinya memerlukan hal tersebut.

Dalam kesempatan wawancara dengan kantor berita CNBC, Villeroy mengatakan bahwa pihaknya telah melihat kondisi pasar saat ini, namun tidak bergantung terhadap kondisi pasar yang ada namun mengacu kepada data ekonomi di kawasan Mata uang tunggal Eropa, dan jika melihat sinyak ekonomi akhir-akhir ini, mereka menilai ada perlambatan yang berkelanjutan, namun masih ada kenaikan upah dan penciptaan lapangan kerja yang signifikan, sehingga ada baiknya menunggu hingga Dewan Pemerintahan yang berikutnya dibentuk guna menilai data ekonomi sekaligus juga mengambil keputusan dengan mengacu kepada data yang ada.

Lebih lanjut beliau menambahkan bahwa bank sentral belum memutuskan secara spesifik mengenai alat kebijakan keuangan seperti apa yang dapat dipergunakan, sembari menyerukan untuk melakukan pendekatan secara pragmatis.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa European Central Bank ingin mengakhiri era pelonggaran moneternya di akhir tahun 2018 lalu, akan tetapi ketidakpastian yang melanda sektor perdagangan global telah menciptakan perubahan arah bagi sebagian besar bank sentral di seluruh dunia.

Saat ini European Central Bank telah menyediakan ketentuan likuiditas untuk bank-bank yang beroperasi di kawasan tersebut, sekaligus juga membukan peluan adanya kebijakan stimulus yang jauh lebih besar dari sebelumnya.(WD)

Sumber: Topgrowth Futures, Reuters.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here