USD Bergerak Rileks Menjelang Publikasi US CPI dan FOMC Meeting Minutes

USD Bergerak Rileks  Menjelang Publikasi US CPI dan FOMC Meeting Minutes
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Sejak opening pasar Asia hingga menjelang pasar Eropa hari ini, Rabu (13 Oktober 2021) performa USD terhadap rival mata uang utama lainnya, cenderung rileks.  

Para trader dan investor juga nampaknya tidak terlalu agresive mendekap USD, dan memilih untuk mencicil profit  sembari menanti hasil data US CPI yang akan dirilis malam ini  (jam 20.30 WIB) berlanjut dengan event FOMC Meeting Minutes pada Kamis dini hari (14 Oktober 2021, jam 02.00 WIB)

Hasil data US CPI sangat sensitive, lantaran  akan menjadi petunjuk tambahan bagi keputusan Fed berkenaan dengan reduksi stimulus pembelian obligasi dan prospek peningkatan suku bunga.

Indeks Dolar (.USD), sebagai parameter kekuatan the greenback terhadap 6 mata uang utama lainnya, pada hari Selasa kemarin (12 Oktober 2021), terkelupas 0.18% menuju 94.358 dari level 94.563 –level yang pertama kali terlihat sejak awal September 2020.

Di sisi lain, USD masih solid menelikung mata uang Jepang pada Selasa kemarin, saat USD/JPY sukses menyapa level puncak  113.773. USD/CHF pun terpantau mencapai level high 0.93119 dan EUR/USD terseret pada level low 1.15231 dan berpotensi menjebol support psikologis, 1.15000.

Sementara upaya GBP/USD menjejaki recovery tersendat pada level 1.36361, lantas melorot menuju level low 1.35671. Begitu pula dengan AUD/USD, setelah mencapai level high 0.73832, hari ini terkoreksi menuju level low temporer intraday, 0.73283.

Persepsi yang terus bergulir dan mengkristal di kalangan para trader dan investor belakangan, adalah kemungkinan besar Fed segera menerapkan kebijakan Tapering bersamaan dengan peningkatan suku bunga, setidaknya awal tahun 2022

Namun, jika publikasi US CPI melenceng jauh dari ekspektasi (0.3%), maka akan dijadikan momentum bagi para trader untuk sementara melepas USD dan mendekap rival mata uang utama lainnya.Sebaliknya, bila rilisan US CPI berlabel “selaras dengan estimasi”, maka akan menjadi sentiment positif bagi kinerja USD dan berpotensi tampil lebih agresif dan impresif.

Bahkan bila pengumuman FOMC Meeting Minutes menebarkan nuansa optimisme terkait Tapering dan suku bunga—sebagaimana perkiraan mayoritas partisipan forex market, maka kian menambah daya jelajah USD, setidaknya sampai sesi closing pasar New York.

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id ~ Perusahaan Pialang Berjangka PT Topgrowth Futures

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas