Tingkat Kepercayaan Konsumen Korea Selatan Naik Di Bulan September

Tingkat Kepercayaan Konsumen Korea Selatan Naik Di Bulan September

Tingkat kepercayaan konsumen Korea Selatan mengalami peningkatan untuk pertama kalinya dalam empat bulan terakhir di bulan September, namun tersisa pertanyaan masih belum pasti apakah hal ini akan berkelanjutan atau tidak, seiring laju inflasi yang diharapkan telah mencapai level terendahnya sepanjang waktu untuk memberikan cerminan keraguan terhadap prospek dukungan bagi biaya.

Composite consumer sentiment index (CCSI) di bulan September naik 4.4 poin menjadi 96.9 dari bulan sebelumnya, yang mana data ini dirilis oleh Bank of Korea pada hari Kamis ini. Angka diatas 100 menunjukkan optimisme sementara sebaliknya menunjukkan pesimisme konsumen jika angka dirilis dibawah 100.

Dengan demikian laju sentimen konsumen di negeri ginseng tersebut masih menunjukkan sisi pesimis yang lebih besar, namun dinilai masih lebih baik dibandingkan perkiraan sebelumnya, sehingga memberikan gambaran berkurangnya ketegangan terhadap perselisihan perdagangan antara AS dan Cina dan mampu menghidupkan kembali pergerakan di pasar saham dan perumahan.

Secara keseluruhan enam indikator utama yang menjadi acuan bagi data CCSI menunjukkan kenaikan dibandingkan periode bulan lalu. Penilaian konsumen mengenai kondisi ekonomi saat ini naik 5 poin menjadi 68, prospek kondisi ekonomi di masa mendatang juga mencatat kenaikan 9 poin menjadi 75.

Sementara sentimen konsumen terhadap mata pencaharian saat ini tumbuh 2 poin menjadi 92 dan mata pencaharian untuk masa mendatang mencatat kenaikan 3 poin menjadi 92. Untuk prospek pendapatan sektor rumah tangga di masa mendatang meningkat sebesar 3 poin menjadi 97 dan sentimen terhadap laju pengeluaran di masa mendatang naik 1 poin menjadi 106. para konsumen juga bersikap sedikit positif mengenai peluang kerja, yang mana ini ditunjukkan dengan indeks peluang kerja yang naik 5 poin menjadi 79.

Penilaian konsumen terhadap prospek suku bunga tetap tidak berubah di 85. Selain itu indeks terhadap prospek harga perumahan berada di angka 109 atau naik 2 poin dari bulan sebelumnya. Namun demikian penilaian konsumen Korea Selatan terhadap laju inflasi selama setahun terakhir, justru mencatat penurunan 0.2 poin persentase di 1.9%, yang merupakan level terendahnya sejak data ini tercatat di Januari 2013.

Indeks harga konsumen Korea Selatan di bulan Agustus lalu turun 0.038% menjadi 104.81 dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya, dan ini menandakan laju inflasi negatif untuk pertama kalinya sejak tahun 1965 di Korea Selatan.

Sedangkan untuk proyeksi laju inflasi di tahun mendatang masih tetap lemah dengan indeks terkait yang mengalami penurunan 0.2 poin persentase di 1.8% yang merupakan laporan terburuknya sejak data tersebut dikumpulkan untuk pertama kalinya di bulan Februari tahun 2002 silam.(WD)