Tingkat Inflasi Inggris Melonjak ke Tertinggi 40-Tahun sebesar 9%

0
Tingkat Inflasi Inggris Melonjak ke Tertinggi 40-Tahun sebesar 9%

Inflasi Inggris naik ke level tertinggi sejak Margaret Thatcher menjadi perdana menteri lebih dari 40 tahun yang lalu, menambah tekanan apa yang harus dilakukan pemerintah dan bank sentral.

Harga konsumen melonjak 9% dalam setahun hingga April, tingkat tercepat sejak 1982, Kantor Statistik Nasional mengatakan Rabu (18/5) dalam sebuah laporan yang menandai momen yang suram untuk standar kebutuhan hidup.

Peningkatan tersebut lebih dari dua kali lipat laju pertumbuhan upah dasar, menekan daya beli konsumen pada laju paling tajam yang pernah tercatat. Bank of England memprediksi inflasi dua digit pada bulan Oktober ketika tagihan energi hampir pasti akan melonjak lagi.

Krisis biaya hidup telah memperkuat perdebatan politik tentang bagaimana menangani serangkaian guncangan yang melanda Inggris. Pemerintahan Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson telah menargetkan bantuan kepada mereka yang memiliki pekerjaan, sementara itu oposisi Partai Buruh menyerukan anggaran darurat untuk membantu para pensiunan dan orang-orang yang mendapat tunjangan.

Kedua belah pihak dan beberapa ekonom menyalahkan Gubernur BOE Andrew Bailey karena terlalu lama menggambarkan inflasi yang bersifat “sementara”. Salah satu pendahulu Bailey, Mervyn King, yang memimpin bank sentral melewati krisis pada 2008, mengatakan dosis stimulus tahun lalu adalah sebuah kesalahan.

“Kesalahannya adalah bank sentral di seluruh dunia sangat yakin bahwa inflasi akan turun kembali ke target,” kata King dalam sebuah wawancara di LBC tadi malam. “Kebanyakan orang akan menerima nasib buruk karena harga makanan dan energi yang lebih tinggi.”

Lonjakan inflasi menyoroti tindakan penyeimbangan yang sulit dihadapi bank sentral Inggris, yang menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi pada saat risiko resesi meningkat. Dengan pemerintah menaikkan pajak, itu juga menambah tekanan pada Menteri Keuangan Rishi Sunak untuk mengambil langkah-langkah untuk membantu lebih banyak orang. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

Sumber: www.kp-press.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here