• 31 Maret 2020

Setelah Sepekan Reli, Dolar AS Melemah

Harga Emas – Dolar AS melemah pada perdagangan di hari Jumat (20/03/2020) karena enam bank sentral utama mengumumkan tindakan terkoordinasi untuk meningkatkan likuiditas dalam mata uang, tetapi Greenback masih mampu memantul dari posisi terendah menjelang penutupan perdagangan karena melemahnya bursa saham.

Sepanjang minggu, Dolar AS melakukan reli ganas karena investor bergegas untuk mendapatkan mata uang, tercatat kenaikan sebesar 4,32% sebagai lonjakan mingguan terbesar sejak krisis keuangan 2008.

Penguatan Dolar AS ini membuat sejumlah mata uang harus
menemui posisi terendahnya. Aussie dan Poundsterling misalnya harus jatuh ke
posisi terendah multi-tahun setelah penurunan suku bunga oleh bank sentral dan
suntikan dana miliaran dolar gagal menenangkan pasar yang panik. Enam bank
sentral utama mengumumkan tindakan terkoordinasi untuk meningkatkan likuiditas
di greenback dengan meningkatkan frekuensi operasi pertukaran mata uang mereka
terjadi setiap hari.

Padahal dengan meningkatnya operasi likuiditas dolar AS yang
terkoordinasi pada 15 Maret sudah merupakan langkah signifikan yang terbangun
dari pengalaman Krisis Keuangan Hebat, tetapi pergeseran hari ini ke operasional
harian belum pernah terjadi sebelumnya.