• 27 Februari 2020

Risk Appetite, Emas Menggelepar Lagi

Berita EMAS – Harga emas dilaporkan  mengalami penurunan dalam perdagangan hari Selasa (11/02/2020) ditengah risk appetite para investor di pasar saham. Sementara Indek Dolar AS mencapai posisi tertinggi baru dalam beberapa minggu ini. Penurunan emas mematahkan kenaikan empat kali sebelumnya.

Logam Mulia saat ini diperdagangkan di terendah sesi dekat
$1.567, mewakili penurunan 0,25% pada hari ini. Harga telah turun di bawah
garis-tren naik dari terendah 5 Februari dan 6 Februari, seperti yang terlihat
pada grafik per jam, memberi sinyal akhir dari pemantulan dari terendah
baru-baru ini di bawah $1.550.

Ketika emas melemah, ekuitas menunjukkan tanda-tanda penguatannya.
Pada saat penulisan, berjangka pada S&P 500 melaporkan kenaikan 0,3% dan
indeks utama Asia seperti Hang Seng dan Kospi naik lebih dari 1%. Shangai
Composite Index juga naik 0,55%, namun Nikkei Jepang melaporkan penurunan
moderat.

Indeks dolar, yang melacak nilai dolar as vs mata uang utama lainnya, naik ke
98,88 selama jam-jam perdagangan AS pada hari Senin. Itu adalah level tertinggi
sejak 10 Oktober. Khususnya, dolar AS telah naik dari 97,37 dalam rally hampir
90 derajat selama enam hari perdagangan terakhir.

Oleh sebab itu, Emas mungkin mengalami kesulitan
memperpanjang kenaikan empat hari berturut-turutnya. Logam Mulia ditutup pada
catatan positif untuk hari keempat berturut-turut pada hari Senin.