Reuters Tankan : Sentimen Sektor Manufaktur Jepang Jatuh Di Bulan Juli

Sebuah survei yang dilakukan oleh Reuters Tankan menunjukkan bahwa kepercayaan bisnis di sektor pabrikan Jepang mencapai level terendahnya dalam tiga tahun di bulan Juli, sehingga menyoroti kerapuhan ekonomi Jepang yang bergantung kepada ekspor akibat berkurangnya permintaan eksternal di tengah melambatnya pertumbuhan global serta masih adanya gesekan perdagangan global.

Namun demikian tingkat sentimen di sektor jasa justru mengalami perbaikan di bulan ini, namun diperkirakan akan mengalami penurunan dalam tiga bulan kedepan. Survei Tankan Reuters sejalan dengan survei bisnis Tankan di periode triwulan dari Bank of Japan yang diawasi secara ketat di bulan ini, yang menunjukkan jatuhnya kepercayaan bisnis sektor manufaktur hingga ke level terendahnya sejak 2016 lalu.

Kedua survei tersebut menggarisbawahi harapan dari para analis mengenai kemungkinan peningkatan stimulus dari bank sentral dalam tinjauan kebijakan pada akhir bulan ini.

Para pejabat Bank of Japan mengatakan bahwa mereka tetap siap untuk melakukan pelonggaran moneter lebih lanjut jika kondisi ekonomi memburuk, menyesuaikan dengan Federal Reserve yang kemungkinan akan menerapkan kebijakan stimulus moneter tambahan di tengah memburuknya kondisi global.

Dalam jajak pendapat terhadap 504 perusahaan berskala besar dan menengah, indeks sentimen untuk produsen Jepang memburuk di 3 di bulan Juli dari 6 di bulan Juni sebelumnya, akibat dari melemahnya sejumlah sektor industri seperti tekstil, kertas, baja, logam non ferrous dan precision machinery.

Level ini menjadi pembacaan terendahnya sejak Agustus 2016, sehingga membukukan penurunan dalam dua bulan berturut-turut.

Sementara itu indeks sektor jasa tumbuh menjadi 25 pada Juli dari 22 pada bulan sebelumnya yang dipimpin oleh sektor real estate, konstruksi dan wholesale.

Mengingat semakin meluasnya tekanan terhadap ekonomi Jepang, para investor akan mengawasi setiap rencana dari pemerintah Jepang untuk menunda kenaikan pajak penjualan yang dijadwalkan menjadi 10% di bulan Oktober mendatang. Perdana Menteri Shinzo Abe telah menunda kenaikan pajak yang direncanakan dua kali sejak saat itu, tetapi dia telah berulang kali berjanji untuk tetap melanjutkan kebijakan tersebut kali ini.

Metode penghitungan indeks Reuters Tankan dilakukan dengan mengurangi persentase jumlah responden yang bersikap pesimis dari yang merasa optimis.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini