RBA Memangkas Suku Bunga Sebesar 25 Basis Poin Menjadi 0.75%

RBA Memangkas Suku Bunga Sebesar 25 Basis Poin Menjadi 0.75%

Bank sentral Australia telah memangkas suku bunga mereka untuk yang ketiga kalinya di tahun ini, sebagai upaya untuk merangsang ekonomi Asutralia yang dilanda kelesuan, sembari mengisyaratkan bahwa pihaknya siap untuk melakukan lebih banyak upaya kebijakan jika memang diperlukan.

RBA memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 0.75%, hingga mencatat ke level terendahnya sepanjang masa dan hanya menyisakan sedikit ruang untuk pengurangan lebih lanjut. Selama 28 tahun terakhir, ekonomi Australia telah berkembang tanpa adanya risiko resesi, namun risiko saat ini telah mengalami peningkatan selama setahun terakhir, dengan laju pertumbuhan yang mengalami perlambatan, pasar properti yang goyah dan tingkat pengangguran yang berada di level tinggi.

Kebijakan pemangkasan ini mengkuti dua pemangkasan sebelumnya di bulan Juni dan Juli, yang hingga sejauh ini belum bisa memberikan dukungan bagi peningkatan aktifitas di luar pasar perumahan negara tersebut. Pada hari Senin kemarin, harga rumah di seluruh kota besar di Australia mengalami lonjakan sebesar 1.1% di bulan September, dan harga rumah tertinggi dicatat oleh kota Sidney dan Melbourne, namun jumlah persetujuan pembangunan rumah baru justru turun hingga ke level terendahnya sejak 2013 silam.

Dengan demikian para ekonom memperkirakan hilangnya lapangan kerja di sektor konstruksi dalam beberapa bulan mendatang, dapat memberikan dorongan terhadap tingkat pengangguran hingga mencapai 5.5% dari 5.3% saat ini. Terkait kebijakan pemangkasan suku bunga,

Gubernur RBA Philip Lowe telah mengakui keputusannya untuk menurunkan suku bunga adalah sebagai bagian untuk menanggapi longgarnya pasar tenaga kerja. Dalam pernyataan singkat setelah keputusan suku bunga, Lowe mengatakan bahwa dewan kebijakan telah mengambil keputusan untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut di hari ini untuk memberikan dukungan terhadap lapangan kerja dan pertumbuhan pendapatan serta untuk memberikan kepercayaan yang lebih besar mengenai laju inflasi yang akan tetap konsisten dengan target jangka menengahnya.

Lowe melihat suatu titik balik untuk ekonomi Australia, pasca pertumbuhan tahunan yang mencatat titik terendahnya dalam satu dekade terakhir di 1.4% di periode kuartal yang berakhir di bulan Juni lalu dan Lowe juga menambahkan bahwa ekonomi masih memiliki kapasitas cadangan dan suku bunga yang lebih rendah dapat membantu untuk menuju ke fase tersebut.

Hal ini mencerminkan bahwa RBA masih siap untuk melakukan pemangkasan suku bunga lagi jika diperlukan. Untuk itu para anggota dewan kebijakan RBA akan terus melakukan pemantauan perkembangan, termasuk di pasar tenaga kerja dan siap untuk melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut jika hal tersebut dirasa perlu.

Sejumlah ekonom percaya bahwa kebangkitan harga dapat membuktikan berkah bagi sektor konstruksi yang telah mengalami penurunan jumlah persetujuan pembangunan rumah baru, terutama di sektor apartemen yang dulu sempat overheat.

Salah seorang ekonom ANZ mengatakan bahwa pemulihan dalam konstruksi non-perumahan selama beberapa bulan terakhir harus mencari sejumlah langkah, untuk mengatasi kelemahan di sektor perumahan, dan suku bunga yang lebih rendah pada akhirnya harus disaring kembali untuk pengambilan persetujuan perumahan.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini