• 31 Maret 2020

RBA Memangkas Suku Bunga Di Luar Jadwal Pertemuan Kebijakan

Bank sentral Australia memangkas suku bunga acuannya untuk kedua kalinya di bulan ini, setelah pertemuan kebijakan yang tidak sesuai jadwal dan menerapkan pelonggaran kuantitaif untuk pertama kalinya guna membantuk meredam dampak terhadap ekonomi dari pandemi virus corona.

Reserve Bank of Australia (RBA) mengurangi suku bunga ke level terendah sepanjang masa di kisaran 0.25% dan mengatakan dewan tidak akan memperketat kebijakan sampai mencapai tujuan ketenagakerjaan dan inflasi.

Pengumuman ini mengikuti langkah besar dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam koordinasi global oleh bank sentral utama di dunia, pemerintah serta regulator sejak awal pekan ini.

Dalam sebuah pernyataannya pasca pertemuan tersebut, RBA mengatakan bahwa prioritas bagi bank sentral adalah untuk memberikan dukungan terhadap sektor tenaga kerja, pendapatan dan bisnis, sehingga ketika krisis kesehatan ini mereda maka Australia telah berada di posisi yang baik untuk melakukan pemulihan secara kuat.

RBA juga akan memberikan fasilitas pendanaan tiga tahun kepada bank-bank negara itu di tingkat bunga tetap di 0.25%, yang mana bank akan memperoleh pendanaan awal hingga 3% dari kredit yang ada.

Terkait hal ini RBA mengatakan bahwa sektor perbankan akan memiliki akses ke pendanaan tambahan jika mereka meningkatkan pinjaman untuk sektor bisnis, terutama untuk usaha skala kecil dan menengah, dan fasilitas ini setidaknya sebesar $90 milliar.

Sebelumnya Reserve Bank of Australia telah menggunakan kebijakan operasi pasar hariannya untuk memompa dana di rekor A$12.7 milliar ke dalam sistem perbankan, dengan tujuan untuk meringankan kendala likuiditas di pasar obligasi yang tengah mengalami tekanan.

Selain itu pihak RBA juga memberikan penegasan kembali bahwa pihaknya akan terus menyediakan likuiditas ke pasar keuangan.(