• 16 Desember 2019

Powell : Suku Bunga Tidak Mungkin Dinaikkan Dalam Waktu Dekat

Powell : Suku Bunga Tidak Mungkin Dinaikkan Dalam Waktu Dekat

Dalam kesempatan berbicara Providence Chamber of Commerce Annual Meeting, yang dilangsungkan di Rhode Island, Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan isyarat bahwa tingkat suku bunga tidak mungkin dinaikkan dalam waktu dekat, seiring bank sentral yang akan tetap berkomitmen untuk memenuhi sasaran inflasinya.

The Fed menilai bahwa tingkat inflasi di kisaran 2%, yang dipakai sebagai acuan sinyal pertumbuhan yang berkelanjutan serta ukuran untuk menjaga suku bunga di kisaran cukup tinggi guna memungkinkan mobilitas jika terjadi penurunan laju pertumbuhan ekonomi AS. Namun inflasi justru melaju jauh dibawah level tersebut sepanjang 2019 ini, meskipun bank sentral telah melakukan tiga kali pemangkasan suku bunga selama empat bulan terakhir.

Powell juga menyampaikan pentingnya untuk memenuhi bagian inflasi dari mandat ganda untuk The Fed. Beliau mengatakan bahwa ekspektasi inflasi yang rendah telah menyulitkan bagi The Fed untuk mengambil langkah guna memberikan dukungan terhadap ekonomi.

Lebih jauh Powell menyampaikan bahwa penting artinya bagi para pejabat The Fed untuk menggunakan alat kebijakan mereka, guna memastikan bahwa mereka tidak menginginkan adanya arus penurunan ekspektasi inflasi dan laju inflasi yang tidak sehat.

Untuk itu beliau menyampaikan bahwa pihaknya akan memegang komitmen secara kuat untuk mencapai sasaran inflasi 2% secara simteris dan berkelanjutan sehingga dapat mengharapkan inflasi 2% akan berkelanjutan dari waktu ke waktu secara wajar, saat membuat rencana jangka panjang bagi sektor rumah tangga dan bisnis.

Tujuan inflasi berjalan dengan simetris berarti bahwa para pembuat kebijakan dapat merasa puas dengan inflasi yang tumbuh sedikit diatas atau dibawah level 2%.

Sementara itu pejabat The Fed lainnya mengatakan bahwa jangka waktu bagi inflasi untuk berada di atas kisaran 2%, dirasa masih masuk akal, seiring sejumlah anggota dewan kebijakan menyarankan The Fed untuk membuat komitmen tegas untuk tidak menaikkan suku bunga hingga tujuannya tercapai.

Seperti diketahui bahwa suku bunga yang lebih tinggi biasa digunakan untuk menjaga laju inflasi tetap di kisaran rendah.

Secara keseluruhan Powell kembali mengulang perkataannya selama ini bahwa pihaknya menilai bahwa sikap kebijakan moneter untuk saat ini sepertinya langkah yang tepau dan akan tetap diposisikan dengan baik selama kondisi saat ini secara umum tetap baik.

Powell juga mengatakan bahwa pada titik ekspansi yang panjang ini, dirinya melihat bahwa kebijakan moneter yang dijalankan saat ini mampu mendukung ekonomi AS dan dengan menjalankan kebijakan yang tepat maka mereka akan mampu membangun keuntungan ekonomi sekaligus menyebarkan manfaat kebijakan tersebut secara lebih luas kepada setiap warga AS.

Selain komitmen inflasi, Powell juga menguraikan masalah lain yang telah mendapatkan perhatian lebih dalam beberapa hari terakhir, yaitu tingkat partisipasi angkatan kerja yang masih rendah di AS serta kenaikan upah yang sedikit terhambat.

Tingkat partisipasi angkatan kerja saat ini berada di angka 63.3%, yang merupakan angka tertingginya dalam lebih dari enam tahun terakhir, namun Powell menilai bahwa angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan negara lainnya dan hingga saat ini masih menjadi fokus yang dapat dipakai oleh The Fed untuk memastikan bahwa manfaat dari pemulihan selama setu dekade terakhir dapat tersebar secara merata.

Terkait akan hal tersebut, Powell menyampaikan bahwa The Fed dapat membantu partisipasi dan isu-isu seputar pertumbuhan upah dengan cara memacu tujuan kerja dan stabilitas harga secara maksimum, meskipun dirinya menganggap bahwa program yang lebih luas untuk mendukung upah yang lebih tinggi serta keterlibatan tenaga kerja di luar lingkup kebijakan moneter.

Pada akhirnya Powell mengatakan bahwa kebijakan ini dapat membawa manfaat yang besar bagi kehidupan pekerja dan keluarganya yang terkena dampak langsung dan tentunya akan memberikan kekuatan ekonomi secara keseluruhan.(