Powell : Kebijakan Bea cukai Trump Menimbulkan Guncangan Terhadap Ekonomi AS

Dalam kesempatan menyampaikan testimoninya di depan para anggota senat komite perbankan AS, Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa kebijakan perdagangan dari Presiden Donald Trump yang agresif telah memicu terjadinya guncangan terhadap kepercayaan bisnis yang dapat berdampak pada perekonomian AS, sekaligus juga akan berkontribusi kepada kemungkinan pemangkasan interest rate The Fed.

Sementara itu sentimen pasar nampaknya telah pulih dalam beberapa pekan terakhir, yang mana sektor bisnis AS memberikan sinyal kepada The Fed mengenai kegugupan mereka mengenai posisi bahan baku dan akses ke pasokan.

Powell juga menyebutkan bahwa survei kepercayaan bisnis berubah arah menjadi cenderung negatif di bulan Mei, saat negosiasi perdagangan antara AS-Cina terhenti, serta memberikan sedikit kejutan terhadap kepercayaan di sektor tersebut.

Kecemasan di antara produsen, khususnya ancaman terhadap rantai pasokan global mereka, telah memberikan dorongan bagi The Fed untuk menunjukkan kepada pasar bahwa saat pertemuan kebijakan terakhirnya, bank sentral melihat adanya peluang perubahan interest rate.

Pada pertemuan kebijakan di bulan lalu, The Fed telah menyampaikan bahwa ada peluang untuk melakukan kebijakan pemangkasan interest rate, dan para ahli ekonomi serta investor percaya bahwa hal tersebut akan terjadi di pertemuan pada akhir bulan Juli ini. Selain itu Powell juga menegaskan bahwa The Fed saat ini tengah mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian posisi mereka untuk membantu perekonomian AS terus mengalami pertumbuhan yang lebih stabil.

Lebih lanjut beliau menyatakan bahwa pada intinya lintasan ekonomi saat ini berada di jalur yang baik dan pihaknya ingin menggunakan alat kebijakan mereka untuk tetap berada di jalurnya, sehingga sangat penting bahwa ekspansi ekonomi ini akan berlanjut di waktu mendatang.

Secara lebih luas disebutkan bahwa upaya untuk menjaga lintasan pertumbuhan terus berlangsung, akan membantu para pekerja untuk meninggalkan margin ekonomi, seiring mereka telah menemukan lapangan kerja menyusul perusahaan-perusahaan yang berjuang untuk mengisi posisi yang terbuka, terutama karena tingkat pengangguran yang terendah tidak serta merta memberikan dukungan kepada lintasan inflasi seperti yang terjadi di masa sebelumnya.

Powell juga mengatakan imigran menambah tenaga kerja AS dan membantu menaikkan pertumbuhan ekonomi. Komentar tersebut keluar saat Powell ditanya mengenai imbas imigrasi ilegal, dan beliau mengatakan bahwa orang-orang yang datang secara legal atau ilegal, maka mereka justru menambah tenaga kerja AS dan tentunya berkontribusi terhadap lintasan pertumbuhan GDP.

Seiring perusahaan yang berjuang untuk menemukan pekerja di tengah kondisi tingkat pengangguran yang terendah secara historis, maka Powell mencatat bahwa total imigrasi telah berkontribusi lebih dari setengah pertumbuhan tenaga kerja AS dalam beberapa tahun terakhir.(WD)

Sumber: Topgrowth Futures, Investing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here