Data yang memuat pesanan baru untuk barang-barang produk pabrikan AS menunjukkan penurunan lebih dari yang diperkirakan di bulan September, serta pengeluaran bisnis untuk peralatan yang sedikit lebih lemah dari yang diperkirakan.

Hal ini menunjukkan bahwa sektor manufaktur AS tetap lemah di tengah perang perdagangan AS-Cina yang masih berlangsung.

Departemen Perdagangan melaporkan pesanan barang pabrik turun 0.6% setelah mengalami penurunan 0.1% di bulan Agustus sebelumnya. Sementara para ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan pesanan pabrik akan turun 0.5% di bulan September.

Jika dibandingkan dengan data di periode yang sama setahun sebelumnya, pesanan pabrik mengalami penurunan 0.3%, sedangkan pengiriman barang-barang manufaktur turun 0.2% di bulan September setelah mengalami penurunan 0.3% di bulan sebelumnya.

Apabila merujuk pada kelemahan mendasar di sektor manufaktur, yang berkontribusi sekitar 11% dari perekonomian, pesanan unfilled tidak mengalami perubahan setelah sebelumnya naik 0.1% di bulan Agustus. Tingkat persediaan naik 0.3% di bulan September setelah mengalami penurunan 0.1% di bulan Agustus.

Sektor manufaktur AS menderita akibat perang dagang AS-Cina yang telah berlangsung selama 16 bulan, yang juga menyebabkan penurunan investasi bisnis. Pesanan peralatan transportasi turun 2.8% di bulan September setelah naik 0.2% di bulan Agustus. Pesanan untuk pesawat terbang sipil dan suku cadang turun 11.8% setelah menurun 17.2% pada bulan sebelumnya.

Sementara itu laju pesanan untuk komputer dan produk elektronik turun 1.2% tetapi pesanan untuk peralatan listrik, peralatan dan komponen naik 0.7%. Pesanan mesin naik 0.2% pada bulan September setelah menurun 0.3% pada bulan Agustus.

Selain itu Departemen Perdagangan juga mengatakan bahwa pesanan di bulan September untuk barang modal non-pertahanan, tidak termasuk pesawat yang, yang dipakai sebagai ukuran rencana pengeluaran bisnis untuk peralatan, mengalami penurunan 0.6% atau direvisi dari laporan bulan lalu sebesar 0.5%.

Untuk pengiriman barang modal inti, yang digunakan untuk menghitung pengeluaran peralatan bisnis dalam laporan produk domestik bruto, dilaporkan turun 0.7% di bulan September, sama seperti yang dilaporkan sebelumnya.

Sedangkan investasi bisnis juga dilaporkan mengalami penurunan dalam kecepatan paling tajam dalam lebih dari tiga setengah tahun terakhir pada kuartal ketiga lalu.(

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *