Pertumbuhan Upah Inggris Tertinggi Dalam Hampir 11 Tahun

Pertumbuhan upah Inggris, tidak termasuk bonus, naik pada rute tercepat dalam lebih dari satu dekade pada periode tiga bulan hingga Mei, data resmi yang dirilis pada hari Selasa, tetapi ada beberapa tanda bahwa pasar tenaga kerja sedang melemah.

Pendapatan upah inti naik 3.6% dalam (yoy), mengalahkan perkiraan median 3.5% dalam survey Reuters para ahli ekonomi. Termasuk bonus, pertumbuhan pembayaran juga naik menjadi 3.4% dari 3.2%, lebih kuat dari perkiraan 3.1% dalam survey.

Pasar tenaga kerja Inggris telah menjadi pelapis bagi perekonomian sejak pemungutan suara Brexit pada Juni 2016. Kenaikan dalam pembayaran telah dicatat oleh Bank of England yang mengatakan mungkin perlu menaikkan interest rate sebagai respons, dengan asumsi Inggris dapat menghindari brexit no-deal.

Sementara itu, data pada hari Selasa menunjukkan tingkat pengangguran tetap di 3.8% seperti yang diharapkan, terendah bersama sejak tiga bulan hingga Januari 1975. Jumlah orang yang kehilangan pekerjaan turun 51.000 menjadi hanya di bawah 1,3 juta.

Tetapi pertumbuhan lapangan kerja melambat menjadi 28.000, peningkatan terlemah sejak tiga bulan hingga Agustus tahun lalu dan lowongan turun ke posisi terendah dalam lebih dari setahun.

Beberapa survei perusahaan baru-baru ini menunjukkan bahwa pengusaha semakin berhati-hati dalam merekrut ketika Inggris mendekati batas waktu Brexit yang baru pada 31 Oktober.

Kedua pesaing untuk menjadi perdana menteri Inggris mengatakan mereka akan meninggalkan UE tanpa kesepakatan transisi jika memang perlu.

“Pasar tenaga kerja terus menjadi kuat,” kata ahli statistik ONS, Matt Hughes. “Pembayaran reguler tumbuh pada tingkat tercepat selama hampir 11 tahun dalam bentuk tunai dan tercepat selama lebih dari tiga tahun setelah memperhitungkan inflasi.”

BoE mengatakan pada bulan Mei lalu bahwa pihaknya memperkirakan pertumbuhan upah 3% pada akhir tahun ini.

Ardian Karen

Read Previous

Aksi jual Retail AS Melebihi Estimasi Dibulan Juni

Read Next

RBA Minute: Bank Sentral Siap Menurunkan Kembali Suku Bunga ‘Jika Diperlukan’

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *