Pertumbuhan Harga Rumah Baru Di China Stabil

Pertumbuhan Harga Rumah Baru Di Cina Stabil
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Serangkaian langkah-langkah dari pemerintah China yang diterapkan untuk menghindari kondisi “overheat” di pasar perumahan yang dinilai berpotensi menjadi penghambat di pasar, menjadi faktor utama yang memberikan dukungan bagi pertumbuhan harga rumah baru di China untuk bulan Mei, yang berada di kecepatan yang sama dengan pertumbuhan di bulan April sebelumnya.

National Bureau of Statistics melaporkan harga rata-rata rumah baru di 70 kota besar China, mencatat pertumbuhan 0.6% di bulan Mei lalu yang sama dengan laju kecepatan di bulan April, namun di tingkat tahunan harga rumah baru mencatat kenaikan tipis di 4.9%, dari kenaikan 4.8% yang tercatat di bulan April lalu.

Sebagai sumber pertumbuhan vital bagi ekonomi China, sektor real estate terpantau telah mampu bangkit kembali secara cepat dari krisis akibat pandemi Covid-19, namun kenaikan harga rumah yang tanpa henti, terutama di kota-kota besar, justru menimbulkan kekhwatiran investor terhadap potensi terjadinya “overheating” di pasar.

Harga properti di China telah mengalami peningkatan dengan cepat di tahun ini, bahkan tetap tumbuh stabil di saat pemerintah China mengambil serangkaian langkah untuk mendinginkan pasar, termasuk penerapan aturan yang lebih ketat untuk para pembeli rumah, kebijakan pembatasan pinjaman kepada pihak pengembang serta memberikan bimbingan kepada sektor perbankan untuk meningkatkan suku bunga hipoteknya.

Dalam data yang dirilis oleh NBS disebutkan bahwa sebanyak 62 kota melaporkan adanya kenaikan bulanan di bulan Mei lalu, dengan jumlah yang tidak berubah dari penghitungan di bulan April.

Peningkatan harga rumah banyak terpantau di kota-kota level 1, sementara untuk kondisi di kota-kota dengan level 2 dan 3, laju pertumbuhan harga rumah terpantau berada di laju yang cenderung datar.

Sebuah data yang dirilis pada awal pekan ini menunjukkan bahwa investasi sektor real estate China menunjukkan kenaikan di bulan Mei di titik terlemahnya untuk tahun ini, seiring pengetatan kebijakan terhadap proses pembayaran kepada pengembang serta hipotek yang dimulai secara bertahap, meskipun laju pertumbuhan masih tetap berada dalam kondisi yang solid.

Jajak pendapat dari Reuters terhadap sejumlah analis di bulan ini, menunjukkan bahwa harga rumah di China diperkirakan akan tumbuh sebesar 5% di tahun ini, lebih tinggi dari perkiraan kenaikan sebesar 3.3% dalam survei serupa di bulan Februari sebelumnya.(WD)

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id
PT Topgrowth Futures

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas