Perhelatan KTT Eropa Belum Mampu Mengambil Keputusan Bulat

Jalannya KTT Uni Eropa ditangguhkan pada hari ini, setelah para pemimpin negara anggota UE gagal mencapai kesepakatan penuh dalam 20 jam perundingan guna menentukan siapa yang akan mengambil alih tugas utama di kawasan tersebut.

Dari sekian lama berlangsungnya pembicaraan antara para pemimpin 28 negara, hanya mampu mengambil keputusan untuk mendapuk Frans Timmermans, seorang sosialis dari Belanda, untuk duduk sebagai Presiden Komisi Eropa, dan belum bisa menentukan untuk sisa dari lima posisi yang harus dialokasikan untuk mengatur kebijakan Uni Eropa, termasuk belum menentukan siapa yang akan memimpin European Central Bank. Rencananya perundingan ini akan dilanjutkan pada pukul 11:00 pagi hari Selasa waktu setempat.

Untuk menentukan siapa yang pantas menduduki kursi presiden Komisi Eropa, perundingan tersebut diwarnai oleh penolakan terhadap pencalonan Timmermans yang datang dari negara-negara Eropa timur serta Partai Rakyat Eropa sayap kanan, yang menginginkan posisi tersebut dipimpin oleh seseorang dari kelompok politik mereka sendiri.

Pasar berharap bahwa lima posisi penting untuk menciptakan dukungan bagi pertumbuhan Uni Eropa secara keseluruhan.

Hingga saat ini kawasan tersebut terus menderita akibat sejumlah permasalahan yang terjadi di negara anggotanya, seperti krisis di negara anggotanya, masalah imigrasi serta perubahan iklim yang ekstrem dan ancaman krisis keuangan global, ditambah lagi dengan semakin dekatnya tenggat waktu bagi Inggris untuk memisahkan diri dari blok tersebut.

Saat ini pasar global, khususnya Eropa, tengah menantikan kelanjutan dari perundingan antar negara anggota Uni Eropa dalam menentukan langkah-langkah untuk pembentukan parlemen Eropa, sekaligus juga menggarisbawahi pengambilan keputusan yang lebih luas guna menghadapi permasalan yang menimpa Uni Eropa. (WD)

Sumber: Topgrowth Futures, Investing.