Ming, 17 November 2019

Perbankan Eropa Masih Beroperasi Dengan Kapasitas Berlebihan

European Central Bank supervisor, Andrea Enria mengatakan bahwa sistem perbankan Eropa masih beroperasi dengan kapasita berlebih setelah krisis keuangan dan masih tersisa banyak ruang untuk melakukan lebih banyak merger guna menambah efisiensi, tanpa harus menciptakan lembaga perbankan yang semakin besar.

Dalam konferensi persnya di Lisbon Protugal, Enria juga menambahkan bahwa ukuran sektor perbankan yang optimal memang sulit untuk diukur, namun nampak jelas bahwa sektor perbankan Eropa masih terlalu besar. Dengan demikian masih ada kebutuhan untuk melakukan konsolidasi yang dapat membantu bagi terlaksananya langkah untuk memotong kelebihan kapasitas.

Namun demikian Enria menyebutkan bahwa hal ini bukanlah tentang menciptakan bank yang semakin besar, namun membuat bank menjadi lebih efisien dan sektor ini juga harus mempunyai keragaman dimensi.

Lebih lanjut beliau menambahkan bahwa untuk sejumlah kasus di sektor tersebut, ruang untuk melakukan konsolidasi sangat relevan dalam ukuran menengah dan skala terendah dan keputusan mengenai konsolidasi tersebut harus diambil oleh para manajer dan pemegang saham dan tidak tergantung kepada pihak regulator guna menentukan ukuran yang tepat bagi sektor perbankan, meskipun masih tersisa kesan adanya kelebihan kapasitas.

Sementara itu Eurozone telah merilis data sell ritel di bulan Mei yang mengalami pemotongan, sekaligus mematahkan keinginan para pakar ekonomi yang memperkirakan adanya sedikit peningkatan. Kantor Statistik Uni Eropa, Eurostat mengatakan bahwa sell ritel di 19 negara pengguna Mata uang bersama Eropa, turun 0.3% di bulan Mei dari bulan April sebelumnya, yang mana ukuran ini masih dibawah rata-rata perkiraan kenaikan 0.3% dalam survey Reuters.

Di tingkat tahunan rute sell ritel justru mencatat kenaikan 1.3% di kawasan tersebut, namun masih lebih terendah dari keinginan kenaikan 1.6% dari para pakar ekonomi.

Data tersebut mencatat pemotongan sell ritel dalam dua bulan beruntun, seiring para pembeli di Eurozone hanya menghabiskan 0.5% lebih sedikit untuk produk makanan, minuman dan tembakau selama periode tersebut.

Untuk rute buy bahan bakar mobil juga mencatat pemotongan 1.3% di bulan yang sama, akan tetapi pemotongan ini mampu diimbangi oleh pertumbuhan belanja online yang mencatat kenaikan 2.3%, yang sekaligus menjadi konfirmasi kuat bagi tendensi positif di sektor ini.(WD)

Sumber: Topgrowth Futures, Investing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here