Penjualan Retail AS Tertinggi Dalam 4 Bulan

Penjualan retail AS secara tak terduga meningkat bahkan tertinggi dalam empat bulan serta melampaui proyeksi pada bulan Juli karena lonjakan pembelian online, menandakan pengeluaran konsumen terus menopang ekspansi.

Penjualan retail dibulan Juli naik 0.7% setelah direvisi turun 0.3% pada bulan sebelumnya, menurut angka Departemen Perdagangan yang dirilis pada hari Kamis. Hasil ini melampaui semua perkiraan ekonom dalam survei Bloomberg yang menyerukan kenaikan 0.3%.

Sementara itu Penjualan inti yang dipandang sebagai ukuran permintaan konsumen yang mendasar, lebih tinggi dengan naik 1% dan juga melampaui proyeksi ekonom setelah kenaikan 0.7% pada Juni. Ukuran ini tidak termasuk layanan makanan, dealer mobil, toko bahan bangunan dan pompa bensin.

Peningkatan ini merupkana kenaikan ritel kelima-berturut-turut menunjukkan bahwa orang-orang Amerika, didukung oleh pekerjaan yang berlimpah dan kenaikan upah, tetap nyaman untuk berbelanja, sebuah tanda selamat datang ketika Trade War Presiden Donald Trump dengan Cina yang membebani prospek global dengan ancaman pungutan baru pada barang-barang konsumen. Konsumsi pribadi, bagian terbesar dari ekonomi, adalah pendorong terbesar ekspansi pada kuartal kedua.

Sepuluh dari 13 kategori ritel utama meningkat, dipimpin oleh kenaikan 2,8% untuk penjual non-toko, termasuk belanja online. Penjualan ritel pada bulan Juli mungkin didukung oleh acara Prime Day 48 jam Amazon.com Inc., yang menurut perusahaan melampaui penjualan dari gabungan Black Friday dan Cyber ​​Monday sebelumnya. Promosi ini juga kemungkinan mendorong pembeli ke saingannya, Walmart Inc. dan Target Corp. Penjualan di department store naik 1,2% untuk kenaikan terbaik sejak Oktober.

Data terpisah juga menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja sedikit berkurang, meskipun kondisinya tetap ketat secara keseluruhan.

Klaim pengangguran naik ke tertinggi enam minggu di 220.000 dalam pekan yang berakhir 10 Agustus, dan sejumlah klaim yang berkelanjutan – jumlah pengangguran Amerika yang memenuhi syarat untuk mendapatkan manfaat di bawah program pengangguran – melonjak ke 1.726 juta di minggu sebelumnya untuk keuntungan terbesar sejak Februari. Para ekonom telah memproyeksikan klaim awal akan naik menjadi 212.000.

Sementara itu, ukuran produktivitas nonpertanian tumbuh pada kecepatan 2.3% pada kuartal kedua, melebihi proyeksi, setelah tingkat 3.5% yang direvisi naik pada kuartal pertama.

Read Previous

Penjualan Retail Inggris Melebihi Perkiraan Ditopang Belanja Online

Read Next

Prospek Pendapatan Industri Jerman Terancam, Sinyal Perdagangan Buruk Yang Membawa Resesi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *