Pasca Komentar Trump,  EURUSD Kembali Menata Tren Bullish

JavaFX Logo
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

JAKARTA – EURUSD kembali bergeliat di atas level 1.1800 pada sesi transaksi zona waktu pasar New York hari ini, Kamis 30 Juli 2020, dan mengincar level tertingginya sejak awal September 2018, yaitu 1.18093, sebagai dampak langsung dari kian terjerembabnya demand terhadap USD, menyusul komentar Presiden AS, Donald Trump yang melontarkan gagasan  “Akan lebih baik menunda pemilu Presiden bulan November”

Sejatinya, EURUSD sempat terkoreksi dan bersimpuh pada level low temporer intraday hari ini, 1.17307 setelah sentiment fundamental dari zona Euro terlihat buram, khususnya untuk data ekonomi Jerman yang mengalami kontraksi melebihi ekspektasi (-9.0%)  dan berada pada  laju terendah untuk kuartal kedua 2020, yaitu (-10.1%) dari sebelumnya (-2.0%).

Sementara  laju tuna karya di wilayah Euro mencapai level tertinggi  selama setahun ini pada bulan Juni 2020, yaitu 7.8% dari 7.7%. Selama bulan Juli 2020 ini, performa EUR telah meningkat 5% dan merupakan performa terkuat sejak 2010 setelah paket masif stimulus disepakati  oleh para pemimpin EU pekan kemarin.

 

Dari aspek teknikal, konsistensi EURUSD melaju di atasa 1.17697 akan menjadi titik pijak untuk mendobrak resisten kritis 1.18268. Penetrasi di atas 1.18268 disertai ekstensi dominasi buyers kian mempertegas momentum serial bullish EURUSD. Sasaran berikut 1.18630 dan 1.19000. Target optimal, 1.19563 hingga 1.20000

Jika skenario tersebut pupus, lantas EURUSD berbalik tertekan di bawah 1.17335, rentan menjajal support ketat 1.16764 dan 1.16180. Support kuat short term pada level 1.15831.

Gulir ke Atas