OPEC Sepakat Memperpanjang Pembatasan Produksi Hingga 9 Bulan

OPEC sepakat untuk memperpanjang pembatasan produksi hingga sembilan bulan setelah beberapa anggota kelompok produsen yang didominasi Timur Tengah mendukung kebijakan yang dirancang untuk mendukung nilai minyak di tengah melemahnya ekonomi global.

Namun esepakatan itu harus mendapat persetujuan dari sekutu non-OPEC seperti Rusia pada pertemuan hari Selasa, dengan menteri perminyakan Irak mengatakan dia tidak mengantisipasi adanya komplikasi. Sebelumnya pada hari itu, Menteri Perminyakan Iran Bijan Zanganeh mengatakan kepada wartawan bahwa dia “tidak punya masalah” dengan mendukung pengurangan pasokan minyak sampai sembilan bulan. Teheran, yang telah menjadi produsen OPEC ketiga terbesar sebelum penerapan kembali AS, sebelumnya keberatan dengan kebijakan yang diajukan oleh saingan berat Arab Saudi.

Kelompok produsen dan sekutunya telah mengurangi produksi minyak sejak 2017 untuk mencegah nilai merosot di tengah melonjaknya produksi AS – yang telah menjadi produsen utama dunia tahun ini di depan Rusia dan Arab Saudi. Pembatasan produksi berjalan pada volume sekitar 1.2 juta barel per hari.

Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan dalam konferensi pers Senin bahwa, dari waktu ke waktu, negara-negara OPEC dan non-OPEC perlu menurunkan produksi untuk mencegah volatilitas ekstrem, sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang reaksi OPEC terhadap produksi serpih AS.

AS telah memproduksi 12.1 juta barel minyak per hari, menurut data terbaru AS, sekitar 1.3 juta barel lebih banyak dari tahun lalu.

Sumber: Topgrowth Futures, Investing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini