NIKKEI Naik, Pasar Pulih Dari Aksi Jual Minggu Lalu

NIKKEI Naik, Pasar Pulih Dari Aksi Jual Minggu Lalu
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

JAKARTA – Bursa saham Jepang naik pada hari Selasa (12/07/2021) dimana index Topix mengalami kenaikan secara luas dan mencapai level tertinggi hampir satu bulan. Pasar nampaknya pulih dari aksi jual sejak minggu lalu saat menunggu sejumlah laporan pendapatan perusahaan dan data baru sejumlah indikator kesehatan ekonomi negara itu. Index Nikkei naik 0,78% menjadi 28.792,06 sementara index Topix yang lebih luas naik 0,77% menjadi 1.968,45, sempat menyentuh level tertinggi sejak 17 Juni.

Kedua indeks jatuh minggu lalu dan banyak investor mengaitkan penurunan tersebut dengan kekhawatiran tentang varian Delta serta penjualan besar-besaran dari Exchange Traded Funds (ETFs) terkait dengan pembayaran dividen mereka.

Sebagian besar perusahaan diharapkan mengumumkan angka kuartalan mereka dalam beberapa minggu mendatang, menjadikan pendapatan sebagai fokus utama pasar. Sejumlah saham besar naik, kecuali tiga dari 33 sub-indeks industri Bursa Saham Tokyo diperdagangkan dalam kondisi gelap. Saham siklis, berorientasi nilai memimpin kenaikan, termasuk pengirim, pialang sekuritas, dan perusahaan asuransi.

Pasar Pulih Dari Aksi Jual Minggu Lalu

Saham berorientasi nilai mengungguli dengan keuntungan 1%, dibandingkan dengan kenaikan 0,5% dalam pertumbuhan saham. Pasar masih perlu kehati-hatian tentang prospeknya. Pertumbuhan saham mahal dan akan memakan waktu sebelum pendapatan mereka akan mengejar harapan. Di sisi lain, nilai saham telah meningkat selama tujuh bulan terakhir dan melihat masa lalu reli mereka tidak bertahan lebih lama dari itu.

Saham Tama Home naik 12,8% setelah pembangun rumah membukukan pendapatan optimis karena permintaan pasca-pandemi yang lebih kuat.  Saham Kakuyasu turun 3,4% setelah pengecer alkohol menarik prospek pendapatannya untuk tahun berjalan hingga Maret 2022, mengutip ketidakpastian karena larangan baru pemerintah terhadap alkohol yang disajikan di restoran.

Sumber: news.esandar.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas