Neraca Perdagangan Jerman Mencatat Kenaikan

Neraca Perdagangan Jerman Mencatat Kenaikan
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Laju ekspor Jerman secara tidak terduga mencatat kenaikan di bulan Januari, seiring dukungan dari perdagangan yang kuat dengan China di awal tahun yang memberikan tanda positif bagi produsen di negara ekonomi terbesar Eropa tersebut.

Tingkat ekspor yang disesuaikan secara musiman mencatat kenaikan 1.4% di awal tahun, setelah mengalami revisi naik 0.4% di bulan Desember, sementara impor justru mencatat penurunan hingga 4.7% setelah tidak mampu menunjukkan perubahan di bulan sebelumnya.

Sebelumnya sebuah jajak pendapat dari Reuters memperkirakan terjadinya penurunan laju ekspor Jerman sebesar 1.2% serta impor yang juga turun 0.5%, sehingga kenaikan yang dilaporkan saat ini jauh melampaui perkiraan yang paling optimis sekalipun.

Kantor Statistik Federal juga melaporkan neraca perdagangan yang mengalami surplus menjadi 22.2 milliar Euro, setelah ekspor ke pasar China meningkat 3.1%, sementara ekspor ke negara-negara Uni Eropa lainnya justru mencatat penurunan 6.0% di tahun ini, dan ekspor ke pasar Inggris juga turun sebesar 29% dan turun 6.2% ke pasar AS.

Thomas Gitzel selaku kepala ekonom di VP Bank menggambarkan bahwa kenaikan ekspor secara keseluruhan merupakan sebuah kejutan yang sangat positif dan diharapkan terjadi pertumbuhan lebih lanjut.

Beliau juga menilai bahwa dengan demikian ekspor bersih dapat mengimbangi sebagian kerugian dalam konsumsi swasta dalam perekonomian secara keseluruhan, namun hal ini tidak sepenuhnya yang secara seimbang ekonomi Jerman akan mengalami penyusutan di kuartal pertama tahun ini.

Sebuah data resmi menunjukkan bahwa laju produksi industri mengalami penurunan di bulan Januari akibat cuaca musim dingin yang memperlambat aktifitas konstruksi dan kurangnya pasokan semikonduktor yang menahan laju produksi di industri otomotif.

Akan tetapi produsen suku cadang otomotif Jerman, Continental AG mengatakan sebelumnya bahwa pihaknya memperkirakan laju penjualan di tahun 2021 ini serta margin keuntungan akan mengalami pertumbuhan meskipun ada biaya tambahan yang diperkirakan karena kurangnya pasokan produk chip.

Sebuah data Jerman yang dirilis baru-baru ini memberikan cerminan laju ekonomi dalam dua kecepatan, dimana produsen yang berorientasi ekspor berkinerja dengan baik.

Sementara sektor jasa yang digerakkan oleh permintaan domestik justru menderita di bawah langkah kebijakan lockdown yang diberlakukan di awal November lalu, dan diperketat di pertengahan bulan Desember lalu guna menahan gelombang kedua dari infeksi Covid-19.(WD)

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id
PT Topgrowth Futures

Artikel Forex Lainnya

Gulir ke Atas