• 7 April 2020

Minim Sentimen Makro AS, Harga Emas Siap Menanjak Kembali

Harga Emas – Masih terperangkap dalam koreksi, harga emas di sesi Asia hari ini sudah menghijau. Harga emas diperdagangkan pada kisaran $ 1.650 per troy ons. Telah menembus level resisten di $1647, setelah pulih dari merosot hingga ke $ 1,625 yang masih bertahan. Kenaikan selanjutnya mengarahkan emas ke $1660 dengan target terjauh di $1690.

Penguatan berpotensi terjadi ditengah penyebaran wabah
Corona yang meluas di luar China. Sebagaimana dilaporkan temuan kasus di AS,
Singapura, Jerman dan beberapa negara Eropa lainnya. Para investor terus
berhati-hati di tengah risiko yang mengancam pertumbuhan ekonomi global.
Permintaan safe-haven logam mulia kembali berperan.

Sementara itu, aksi jual dolar AS meluas di tengah krisis
yield Treasury AS dan indeks Wall Street juga membantu emas untuk mendapatkan
kembali beberapa pijakan.

Terlepas dari kekhawatiran virus, emas memperpanjang koreksi
dari puncak tujuh tahun $ 1689,40 dan mencapai serendah 1625, karena pasar
terpaksa mengambil untung setelah kenaikan dramatis Senin. Namun, sisi atas
yang diperbarui kemungkinan akan melemah, sebagai respons terhadap rebound yang
terlihat pada ekuitas berjangka AS dan hasil Treasury. Pasar akan terus
memperhatikan pembaruan terkait coronavirus secara global yang mungkin dapat
memiliki dampak signifikan pada tren risiko dan pada gilirannya safe-haven,
emas.

Selain itu, di tengah kurangnya berita makro AS yang
relevan, sentimen risiko kemungkinan akan tetap menjadi pendorong pasar utama.