Manajer Dana Pangkas Posisi Bullish Atas Minyak Mentah

Serangan dahsyat pada fasilitas minyak Arab Saudi memicu rekor kenaikan dalam minyak mentah berjangka, tetapi manajer dana lindung nilai tidak mengambil faktor pemicu tersebut.

Manajer dana memotong posisi bullish pada minyak Brent sebesar 3%, penurunan pertama dalam tiga minggu, menurut data yang dirilis Jumat.

Menyusul serangan yang secara singkat menghentikan 5% dari produksi minyak dunia, harga acuan global melonjak paling tinggi. Namun kekhawatiran pasokan mereda dengan cepat ketika perusahaan minyak milik negara Saudi Aramco meyakinkan pasar bahwa mereka masih akan memenuhi komitmennya. Brent mengakhiri minggu dengan 6,7% lebih tinggi, bahkan ketika kekhawatiran permintaan muncul kembali.