• 12 Desember 2019

Lowe: ‘Masuk Akal’ Membiarkan Suku Bunga Lebih Rendah Dalam Periode Panjang

Gubernur RBA Philip Lowe mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya siap untuk memberikan stimulus kebijakan tambahan jika pertumbuhan permintaan di masa depan mengecewakan dan “masuk akal” untuk mengharapkan periode panjang suku bunga rendah.

Reserve Bank of Australia (RBA) telah mengurangi suku bunga dua kali sejak bulan Juni ke rekor terendah 1% untuk menghidupkan kembali pertumbuhan dan inflasi. Pasar keuangan menilai peluang nyata dari pemotongan ketiga sebelum Natal.

“Pada proyeksi saat ini, akan diperlukan waktu sebelum inflasi kembali dengan nyaman dalam kisaran target,” kata Gubernur RBA Philip Lowe dalam pidatonya di Sydney pada hari Kamis.

“Dewan (RBA) sangat berkomitmen untuk memastikan terus pertumbuhan tingkat inflasi antara 2 dan 3%,” tambah Lowe.

“Sangat tidak mungkin bahwa kita akan mempertimbangkan tingkat suku bunga yang lebih tinggi sampai kita yakin bahwa inflasi akan kembali ke sekitar titik tengah kisaran target.”

Lowe berbicara tentang ‘Penargetan Inflasi dan Kesejahteraan Ekonomi’ di tengah spekulasi di media lokal dan akademisi tentang apakah RBA harus menurunkan targetnya mengingat inflasi harga konsumen masih di bawah 2% selama lebih dari tiga tahun sekarang.

Sebelumnya pada hari itu, surat kabar Australia Financial Review mengutip Bendahara Josh Frydenberg yang mengatakan pemerintah yang baru terpilih akan meninjau target inflasi RBA 2-3%. Lowe memperjelas bahwa target itu masih tepat dan telah “teruji oleh waktu.”