Laju Inflasi AS Tumbuh Secara Moderat Di Bulan Desember

Laju Inflasi AS Tumbuh Secara Moderat Di Bulan Desember
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Indeks harga konsumen AS untuk bulan Desember mencatat kenaikan moderat dan selain itu tekanan dari inflasi dasar di tingkat bulanan juga turun, sehingga memungkinkan Federal Reserve untuk tetap mempertahankan suku bunga tidak berubah setidaknya sepanjang tahun ini.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa indeks harga konsumen naik 0.2% di bulan lalu, setelah sebelumnya mencatat kenaikan 0.3% di bulan November. Namun demikian peningkatan data CPI di tingkat bulanan telah mengalami perlambatan setelah sebelumnya sempat melonjak 0.4% di bulan Oktober.

Di tingkat tahunan laju CPI naik 2.3% dalam 12 bulan hingga Desember, lebih tinggi dari kenaikan 2.1% dalam 12 bulan hingga November. Sementara para ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan CPI akan naik 0.3% pada bulan Desember dan naik 2.3% di tingkat tahunan.

Laju inflasi selama bulan Desember lalu, sedikit terhambat oleh penurunan harga mobil dan truk bekas, tiket pesawat serta perabotan rumah tangga, yang mengimbangi kenaikan harga perawatan kesehatan, pakaian, produk kendaraan bermotor baru, rekreasi serta asuransi kendaraan bermotor.

Untuk data Core CPI dalam 12 bulan hingga Desember, tercatat naik 2.3%, yang merupakan kenaikan terbesarnya sejak Oktober 2018, tidak berubah dari kenaikan 2.3% di bulan November sebelumnya.

Sedangkan untuk data personal consumption expenditures (PCE) inti, yang menjadi acuan bagi The Fed untuk target inflasi 2.0%, dilaporkan naik 1.6% di tingkat tahunan pada bulan November lalu. Hal ini menggarisbawahi target mereka dalam 11 bulan pertama di tahun lalu.

Bank sentral AS pada bulan lalu mempertahankan suku bunga stabil dan memberi sinyal kebijakan moneter bisa tetap ditahan tahun ini setelah melakukan tiga kali pemangkasan suku bunga di tahun 2019.

Notulen rapat The Fed 10-11 Desember yang diterbitkan awal bulan ini menunjukkan para pembuat kebijakan umumnya memperkirakan inflasi pada akhirnya akan mencapai target bank sentral karena ekonomi terus berkembang dan pemanfaatan sumber daya tetap tinggi.

Akan tetapi masih tersisa kekhawatiran di antara sejumlah pejabat mengenai faktor-faktor global atau yang terkait dengan sektor teknologi yang akan mengerahkan tekanan terhadap laju inflasi yang mungkin akan sulit diatasi.

Pertumbuhan inflasi secara moderat nampaknya dilatarbelakangi oleh laporan ketenagakerjaan di pekan lalu, yang menunjukkan peningkatan pertumbuhan upah tahunan yang mengalami penurunan di bawah 3.0% di bulan Desember, meskipun tingkat pengangguran tetap bertahan di dekat level terendahnya dalam 50 tahun terakhir.(

Gulir ke Atas