• 5 April 2020

Korban Corona Tembus 2000 Jiwa, Harga Emas Naik

Berita EMAS – Wabah Corona, Covid-19 telah merenggut nyawa lebih dri 2.000 orang termasuk korban kedua di Hong Kong dan menginfeksi lebih dari 75.000. Namun, bertentangan dengan hari Selasa, suceder menyikapi perkembangan ini oleh lebih tenang karena Beijing telah mengumumkan lebih melimpah langkah untuk membantu perekonomian. Ini termasuk membatalkan maskapai penerbangan, menghapus pembayaran jaminan sosial, dan banyak lagi.

Sementara itu, Robert Kaplan, Gubernur Bank Sentral SINCE
wilayah Dallas, menegaskan kembali sikap bank sentral tuk melihat dan
menunggu. Pernyataan yang disampaikan menjelang rilis Risalah Rapat FOMC bulan Januari
ini memperkuat langkah The Fed untuk mempertahankan suku bunga bukan berubah.
Risalah FOMC terkait diyakini dapat mengungkapkan lebih banyak tentang pemikiran
Given tentang wabah Corona, inflasi, pertumbuhan, dan banyak lagi.

Yen, sebagai mata uang safe-haven mundur dimana pasangan USDJPY
mencapai 110 sementara reli Emas berhenti di sekitar $ one.600. Dolar melemah
tipis terhadap mata uang lainnya.

Pasangan EURUSD diperdagangkan di sekitar 1,08 setelah turun
tajam dalam hari Selasa dan memasukan ” Macron Gap“.  Sentimen Ekonomi ZEW yg dirilis bagi zona
european menimbulkan kekhawatirkan baru tuk mendorong pasangan ini lebih dalam ke
level yg terakhir terlihat pada Apr 2017.

GBPUSD sudah mampu pulih dari angka upah yang mengecewakan
lalu perbedaan mencolok antara Inggris dan Uni Eropa menjelang pembicaraan resmi
pasca-Brexit. Sterling menghadapi tes lain dalam hari Rabu – Angka Indeks Harga
Konsumen tuk Januari.

AUDUSD merayap lebih tinggi ke sekitar 0,67 di tengah
suasana pasar yang lebih baik. Indeks Harga Upah Australia naik 0,5% pada
kuartal keempat, sesuai harapan. Laporan pekerjaan hari Kamis ditunggu.