Jelang NFP, Dolar AS Menguat, Pasar Kehilangan Mood

Jelang NFP, Dolar AS Menguat, Pasar Kehilangan Mood
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Jakarta – Dalam perdagangan diakhir pekan ini, Jumat (07/08/2020) sejumlah sentiment diyakini akan mempengaruhi perdagangan. Dolar AS berbalik menguat secara keseluruhan, termasuk melawan emas, yang diperdagangkan mendekati $ 2.050 setelah naik sebelumnya hingga ke $ 2.074,98 sebagai harga tertinggi baru sepanjang masa.

Perintah eksekutif Trump terhadap TikTok dan WeChat telah mengurangi mood pasar dan memperkuat dolar. Stimulus fiskal telah membuat kemajuan terbatas dan investor sekarang fokus pada Non-Farm Payrolls Juli, yang membawa ketidakpastian tinggi di tengah kebangkitan virus corona. Presiden Trump telah menandatangani perintah yang memaksa ByteDance China untuk mendivestasi TikTok. Hal ini berpotensi menjual jaringan video populer ke Microsoft. Tindakan terhadap WeChat, platform utama China dapat mengakibatkan pembatalan aplikasi ini di AS.

Tindakan Gedung Putih dilakukan satu minggu sebelum pembicaraan antara pejabat perdagangan, yang dimaksudkan untuk mempertimbangkan kesepakatan Fase Satu dan ketika Trump mengikuti saingannya Joe Biden dalam jajak pendapat. Trump juga mengancam akan menggunakan perintah eksekutif untuk memaksakan kesepakatan pada paket bantuan fiskal. Negosiasi antara Partai Republik dan Demokrat telah membuat kemajuan terbatas, satu minggu setelah tunjangan pengangguran federal berakhir.

Ketidakpastian NFP: Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Non-Farm Payrolls ditetapkan untuk menunjukkan peningkatan sekitar 1,5 juta pekerjaan di bulan Juli, tetapi komponen ketenagakerjaan yang lemah dalam indeks manajer pembelian dan angka pasar tenaga kerja ADP yang suram telah mengaburkan gambaran tersebut. Kebangkitan virus corona sejak pertengahan Juni kemungkinan juga telah membatasi penurunan tingkat pengangguran.

GBPUSD diperdagangkan turun mendekati 1,31 dari posisi tertinggi di sekitar 1,32 yang tercatat setelah Bank of England melukiskan gambaran pemulihan di Inggris yang agak lebih cerah dan mendorong suku bunga negatif ke backburner. Sementara EURUSD melayang di bawah 1,1850, sebagian dipengaruhi oleh meningkatnya angka COVID-19 di Jerman, Prancis, Spanyol, dan negara lain.

Kanada juga mempublikasikan angka tenaga kerja untuk Juli, dengan rencana pemulihan ekonomi lain. Negara utara itu memperoleh 952.900 pekerjaan baru pada bulan Juni dan peningkatan yang lebih moderat sekarang dengan rencana tersebut. Sayangnya, AS menaikkan tarif impor aluminium baru dari Kanada meskipun telah ada kesepakatan perdagangan USMCA. Hal ini membuat Wakil Perdana Menteri Kanada Chrystia Freeland mengatakan bahwa mereka tengah mempersiapkan tindakan balasan.

Gulir ke Atas