Indeks Harga Produsen Eurozone Turun Di Bulan Agustus

Indeks Harga Produsen Eurozone Turun Di Bulan Agustus

Indeks harga produsen di kawasan Eurozone mengalami penurunan lebih dari yang diperkirakan selama bulan Agustus lalu, akibat dari penurunan tajam di harga energi, sehingga memberikan tanda-tanda tekanan terhadap laju inflasi yang telah melemah di tengah perlambatan pertumbuhan kawasan tersebut.

Kantor statistik Uni Eropa, Eurostat mengatakan bahwa harga produsen di 19 negara pengguna Euro, turun sebesar 0.5% di tingkat bulanan pada Agustus lalu, dan mencatat penurunan 0.8% di tingkat tahunan. Sebelumnya ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan penurunan hanya sebesar 0.3% di tingkat bulanan dan 0.5% di tingkat tahunan.

Laju penurunan ini diakibatkan oleh harga energi yang turun 1.9% secara bulanan dan mencatat turun 4.9% di tingkat tahunan. Sementara harga produsen inti, di luar harga energi yang fluktuatif, cenderung tidak berubah di tingkat bulanan dan mencatat kenaikan 0.5% di tingkat tahunan.

Tekanan terhadap harga produsen industri, memberikan tekanan awal yang pada akhirnya ditransmisikan ke pihak konsumen, sehingga akan memberikan dampak kepada inflasi di sisi konsumen. Sejak lama European Central Bank berupaya untuk mempertahankan laju pertumbuhan inflasi konsumen tetap di level rendah untuk jangka pendek, namun masih di jalur pertumbuhan jangka menengahnya untuk mendekati target inflasi 2%, namun hingga saat ini mereka belum mampu memberikan dukungan yang stabil terhadap laju inflasi selama bertahun-tahun, meskipun bank sentral menerapkan program pembelian obligasi pemerintah di pasar sebagai amunisi kebijakan moneternya.

Pada pertemuan para anggota dewan kebijakan European Central Bank di bulan September lalu, Presiden Mario Draghi telah meluncurkan kembali program pembelian obligasi mereka, seiring laju inflasi yang terus mengalami perlambatan.

Secara terpisah lembaga Eurostat melaporkan pula data penjualan ritel, yang menjadi acuan untuk melihat indikasi laju permintaan domestik, di kawasan Euro yang mencatat rebound hingga sebesar 0.3% di bulan Agustus pasca penurunan di bulan Juli sebelumnya, dan sekaligus mencatat kenaikan tahunan sebesar 2.1%, menyusul dukungan dari penjualan barang-barang elektronik, komputer yang kuat, serta ditambah laju kenaikan di sektor belanja online.(WD)