Indeks Harga Konsumen Australia Mencatat Penurunan

Indeks Harga Konsumen Australia Mencatat Penurunan
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Laju inflasi Australia mencatat penurunan di kuartal kedua lalu seiring krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19 telah menyebabkan penurunan satu kali dalam biaya perawatan anak dan harga bahan bakar bensin, sehingga ekonomi negara tersebut menghadapi kemunduran yang merusak terhadap kemajuan selama bertahun-tahun menuju inflasi yang lebih tinggi.

Indeks harga konsumen (CPI) turun 1.9% pada kuartal kedua, dari kuartal pertama sehingga menyebabkan harga tahunan turun 0.3% dalam pembacaan negatif pertama sejak tahun 1998, sementara perkiraan untuk penurunan masing-masing 2.0% dan 0.4%.

Sarah Hunter selaku kepala ekonom untuk BIS Oxford Economics, mengatakan bahwa kondisi yang menantang di pasar tenaga kerja akan menimbulkan beban bagi pertumbuhan upah, ditambah dengan lingkungan ekonomi yang umumnya lemah akan meredam kenaikan harga konsumen, sehingga para pengecer harus kembali menerapkan langkah diskon untuk harga barang dan jasa.

Hasil data ini setidaknya menjadi pukulan tersendiri bagi Reserve Bank of Australia yang sebelumnya melihat laju inflasi kembali ke jalur targetnya di kisaran 2-3 persen setelah melakukan langkah-langkah kebijakan untuk memacu inflasi selama bertahun-tahun terakhir, meskipun ini tidak serta merta berarti bahwa ekonomi Australia tengah berada dalam kondisi deflasi secara langsung.

Akan tetapi langkah-langkah untuk memacu inflasi inti yang telah memangkas pergerakan harga dinilai masih lemah, dengan rata-rata penurunan pemangkasan harga sebesar 0.1%.

Biro Statistik Australia juga mengatakan bahwa inflasi inti dalam skala tahunan mengalami perlambatan tajam menjadi 1.2% dari 1.8% di periode kuartal pertama, sehingga membuat pihak Bank Sentral Australia merasa prihatin bahwa serangkaian pembacaan yang rendah akan menurunkan ekspektasi laju inflasi di masa depan, menurunkan pertumbuhan upah serta menimbulkan kesulitan untuk meningkatkan harga ke level sebelumnya.(

Gulir ke Atas