Iklim Bisnis Jerman Mencatat Kenaikan Terkuat

Iklim Bisnis Jerman Mencatat Kenaikan Terkuat
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Sentimen sektor bisnis di Jerman mencatat kenaikan di laju terkuatnya pada bulan Juni sehingga negara ekonomi terbesar Eropa tersebut memberikan cerminan laju pertumbuhan di kuartal ketiga setelah sebelumnya dihantam oleh pandemi virus.

Lembaga Ifo melaporkan hasil survei mereka ke sejumlah perusahaan selama bulan Juni yang menunjukkan indeks iklim bisnis mengalami lonjakan ke 86.2 dari 79.7 yang direvisi naik pada bulan Mei, dan merupakan lonjakan terbesar sejak pencatatan dimulai pasca penyatuan kembali Jerman pada tahun 1990.

Sebuah jajak pendapat Reuters dari para analis menunjukkan pembacaan 85.0.

Presiden Ifo Clemens Fuest mengatakan bahwa penilaian perusahaan terhadap situasi mereka saat ini agak lebih baik, selain itu harapan mereka terhadap ekonomi juga mengalami lonjakan yang lebih tinggi dan sektor bisnis Jerman telah melihat adanya potensi yang lebih terang di masa mendatang.

Sementara ekonom Ifo Klaus Wohlrabe mengatakan bahwa ekonomi harus kembali ke jalur pertumbuhannya di kuartal ketiga setelah diperkirakan akan mengalami kontraksi sebesar dua digit di periode antara April dan Juni.

Lebih lanjut Wohlrabe mengatakan bahwa pihaknya telah melewati palung ekonomi dan level terendah telah mulai ditinggalkan, seiring harapan terhadap eskpor meningkat secara signifikan.

Sistem perawatan kesehatan yang kuat dan pengujian luas telah membantu Jerman mencatat lebih sedikit kematian yang terkait dengan COVID-19 daripada mayoritas negara Eropa lainnya.

Meski demikian Jerman masih menghadapi resesi terburuk sejak periode Perang Dunia II, dengan perkiraan pemerintah di bulan April bahwa produk domestik bruto akan mengalami penyusutan hingga 6.3% di tahun ini.

Sedangkan ekonom DekaBank, Andreas Scheuerle mengatakan bahwa saat ini ekonomi mengandalkan dukungan secara besar-besaran dari kebijakan moneter dan fiskal, dengan catatan tidak terjadi gelombang kedua dari pandemi virus.

Pemerintah Jerman berharap bahwa paket stimulus senilai lebih dari 130 milliar Euro ($146.81 milliar), akan membantu membawa laju ekonomi kembali ke jalur pertumbuhannya di akhir tahun ini.(

Gulir ke Atas