• 15 Desember 2019

Hongkong Diperkirakan Defisit Anggaran Serta Ekonomi Kontraksi 1.3%

Hongkong Diperkirakan Defisit Anggaran Serta Ekonomi Kontraksi 1.3%

Hongkong diperkirakan akan mencatat defisit anggaran pertama kali sejak 2004 dengan ekonomi mengalami kerusakan setara dengan 2 poin persentase dari pertumbuhan output, kata Sekretaris Keuangan Paul Chan.

Defisit untuk tahun fiskal 2019-2020 diperkirakan karena lingkungan ekonomi yang buruk, penurunan pendapatan pajak dan pendapatan dari penjualan tanah, serta langkah-langkah bantuan yang diumumkan pada tahun itu, kata Chan kepada anggota parlemen di dewan legislatif Senin. Ekonomi diperkirakan berkontraksi 1.3% pada 2019 dari tahun sebelumnya, kata Chan.

Hampir enam bulan berlangsungnya protes dan tekanan ekspor dari perang dagang AS-Cina telah membuat Hongkong sangat tertekan tahun ini. Data ritel untuk bulan Oktober yang dijadwalkan Senin nanti diperkirakan menunjukkan penjualan turun hampir 23% pada Oktober di tengah jatuhnya jumlah pengunjung dari Cina daratan.

“Ekonomi Hong Kong sekarang dalam masa yang sangat sulit,” kata Chan. “Untuk memulihkan ekonomi, berbagai sektor harus bersatu untuk menghentikan kekerasan sehingga tatanan sosial dapat dipulihkan, warga negara dapat kembali ke kehidupan normal, bisnis dapat melanjutkan operasi normal, sehingga ruang dapat dibuat untuk dialog rasional.”