• 18 Januari 2020

Harga Minyak Mentah Bertahan di Atas $60

Minyak diperdagangkan di atas $ 60 per barel menjelang rilis data pemerintah AS yang diperkirakan menunjukkan cadangan minyak mentah menyusut, sementara Irak memangkas produksi karena Arab Saudi memberikan tekanan pada negara-negara untuk mematuhi pemangkasan output yang lebih baik.

Kontrak Futures stabil di New York setelah menambahkan 0,1% pada hari Senin. Cadangan minyak mentah Amerika turun 1,7 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum data Administrasi Informasi Energi pada hari Jumat. Angka-angka industri AS akan dirilis Selasa malam nanti. Irak mengurangi produksi sebesar 110.000 barel per hari pada Desember, menurut Petro-Logistics SA.

Minyak telah rally sekitar 10% bulan ini setelah AS dan China membuat terobosan pada perdagangan dan Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan mitra-mitranya termasuk Rusia sepakat untuk memperdalam penurunan produksi. Persediaan minyak mentah Amerika menyusut bahkan ketika negara itu memompa mendekati rekor.