• 18 Januari 2020

Harga Emas Masih Flat Hingga Awal Sesi Eropa

Harga emas masih tidak berubah banyak pada perdagangan Rabu karena para pedagang “wait n see” apakah pemerintahan Trump akan melanjutkan dengan tarif yang lebih tinggi kepada produk China pada akhir minggu ini.

Emas Berjangka untuk pengiriman Februari di New York COMEX terakhir diperdagangkan pada $ 1,467.75, turun 0,02%.

Safe-haven Emas menerima beberapa dukungan semalam setelah penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow, berbicara pada konferensi Wall Street Journal, mengatakan Presiden Donald Trump kemungkinan akan melanjutkan dengan tarif baru terhadap China pada hari Minggu.

“Kenyataannya adalah tarif itu masih di atas meja, tarif 15 Desember, dan presiden telah mengindikasikan jika langkah akhir yang tersisa dalam negosiasi tidak berjalan sesuai dengan keinginannya, (maka) tarif tersebut dapat kembali ke tempatnya,” Kudlow mengatakan kepada konferensi itu, CNBC melaporkan.

“Belum ada keputusan pasti tentang itu,” tambah Kudlow, direktur Dewan Ekonomi Nasional.

Komentarnya muncul setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menunda pemberlakuan tarif 15% pada barang-barang China senilai $ 160 miliar. Tarif sebelumnya ditetapkan berlaku pada 15 Desember.

Pernyataan kebijakan Federal Reserve menjadi fokus. The Fed akan mengeluarkan pernyataan dari pertemuan kebijakan Desember pada Kamis dinihari.

Sementara bank sentral tidak diharapkan untuk melakukan perubahan pada tingkat suku bunga, namun investor sangat ingin mendengar prospek ekonomi.