Forex : Outlook 12 Mei 2022

0

Dolar Amerika mengakhiri hari dengan kenaikan terhadap sebagian besar rival mata uang utama, meskipun aksi harga berombak di pasar Valas. Greenback menguat setelah Indeks Harga Konsumen tahunan AS mencetak di 8,3%, lebih tinggi dari 8,1% yang diantisipasi. Angka bulanan naik 0,3% terhadap yang diharapkan 0,2%.

Akhirnya, IHK inti tahunan mencapai 6,2%, sedikit di bawah 6,5% sebelumnya, tetapi di atas 6% yang diharapkan. Investor berharap konfirmasi inflasi akan mencapai puncaknya, tetapi angka tersebut mengisyaratkan pertempuran panjang ke depan untuk menjinakkan tekanan harga.

Saham jatuh akibat berita tersebut dan berhasil berubah menjadi hijau setelahnya, meskipun nada positifnya berumur pendek. Indeks AS menutup hari di zona merah. Imbal hasil obligasi pemerintah AS mengakhiri hari turun di tengah permintaan untuk aset yang aman, dengan surat utang obligasi pemerintah 10-tahun menghasilkan 2,92% pada penutupan.

Pasangan EUR/USD diperdagangkan di sekitar 1,0520, dibebani oleh ketidakseimbangan bank sentral. Bank Sentral Eropa telah memutuskan untuk mengejar ketinggalan dengan bank sentral utama lainnya.

Presiden Christine Lagarde mengisyaratkan bank sentral bisa menaikkan suku bunga segera setelah Juli karena inflasi terus meningkat. Juga, Gubernur ECB Madis Muller mengatakan bahwa program stimulus yang dikenal sebagai APP harus berakhir pada bulan Juli, sementara kenaikan tidak boleh jauh di belakang.

Anggota Dewan Pemerintahan lainnya, Francois Villeroy, menambahkan bahwa bank sentral akan mulai menaikkan suku bunga musim panas ini.

GBP/USD jatuh ke zona harga 1,2240, terendahnya sejak Mei 2020. Pound terpukul oleh kesengsaraan Brexit karena UE mengumumkan akan menangguhkan kesepakatan perdagangan pasca-Brexit dengan Inggris jika Inggris secara sepihak mencabut Protokol Irlandia Utara

Sementara itu, Komisi Eropa terus membahas embargo impor minyak Rusia. Masalah utamanya adalah ketergantungan Hungaria pada pasokan Rusia.

AUD/USD turun, diperdagangkan di sekitar 0,6930, sementara USD/CAD berdiri di sekitar 1,3000. Yen Jepang terapresiasi terhadap greenback, dengan USD/JPY mengakhiri hari di 129,85.

Komoditas membukukan kenaikan intraday moderat. XAU/USD diperdagangkan di sekitar $1.854 per troy ounce, sementara WTI pulih ke $105,00 per barel. (YsI)

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id ~ Perusahaan Pialang Berjangka PT Topgrowth Futures

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here