• 16 Desember 2019

Emas Terdorong Naik Dari Ketidakpastian Trade War dan Data Ekonomi Lemah

Emas Terdorong Naik Dari Ketidakpastian Trade War dan Data Ekonomi Lemah

Harga emas naik pada hari Kamis di Asia setelah rilis data ekonomi yang lemah dari China, Jepang dan Australia. Ketidakpastian perdagangan AS dan China juga menarik beberapa permintaan safe-haven.

Emas Berjangka AS diperdagangkan 0,2% lebih tinggi ke $ 1,466.55.

Serangkaian data ekonomi yang lebih buruk dari perkiraan kemudian diasumsikan sebagai memberikan dukungan terhadap logam kuning emas.

Di China, data output industri bulan Oktober, penjualan ritel dan investasi aset tetap semuanya dirilis lebih buruk dari perkiraan. Sementara PDB Kuartal 3 Jepang juga tumbuh kurang dari yang diharapkan.

Sementara itu, tingkat pengangguran Australia yang tidak terduga naik lebih dari yang diharapkan pada bulan Oktober.

Di front perdagangan China-AS, ketegangan tampaknya meningkat lagi ketika Wall Street Journal melaporkan bahwa pembicaraan perdagangan macet karena pembelian pertanian.

The Journal mengutip sumber-sumber dan melaporkan bahwa China tidak mau me-kuantifikasi pembelian pertaniannya, sebuah komitmen yang dibuat China sebagai bagian dari perjanjian perdagangan fase satu.

Berita itu menyesakkan harapan bahwa kesepakatan fase satu akan ditandatangani lebih cepat daripada nanti, masih menurut artikel itu.

China juga menentang tuntutan AS untuk melakukan reformasi transfer teknologi paksa, yang sebelumnya dikatakan pemerintahan Trump akan dibahas dalam kesepakatan perdagangan di masa depan dengan Beijing.