• 8 April 2020

Emas Naik Tajam, Lebih Mengejutkan Daripada The Fed Pangkas Suku Bunga

Berita Emas Terbaru – Emas mampu reli tajam dalam perdagangan di hari Selasa (03/03/2020) setelah The Federal government Reserve AS secara mengejutkan mengumumkan penurunan suku bunga, dimana harga kemudian menetap di level tertinggi di dalam hampir satu minggu, seiring penurunan dolar AS serta imbal hasil Obligasi BECAUSE yang ikut menambah daya tarik investasi ke Logam Mulia.

Ketidakpastian seputar dampak COVID-19 pada redovisning global yang dikombinasikan oleh penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin yg tidak dijadwalkan oleh Federal government Reserve AS membuat permintaan investasi emas naik. Di dalam sebuah pertemuan tak terjadwal yang jarang, The GIVEN pada hari Selasa memangkas suku bunga acuan sebesar setengah persen menjadi kisaran 1% -1,25%, oleh mengutip risiko terhadap redovisning yang terkait dengan wabah corona.

Secara historis, emas telah dua kali rata-rata jangka panjang di dalam periode tingkat riil negatif. Dalam lingkungan saat terkait, investor dapat mengambil khasiat dri mengganti bagian dari eksposur obligasi jangka pendek mereka saat ini tuk lebih efektif lindung nilai risiko pasar saham ke portofolio mereka.

Pada hari Selasa, harga emas di bursa berjangka BECAUSE untuk kontrak pengiriman bulan April naik $ 49,60, atau 3,one%, menetap di $ 1,644,40 per ons. Ini merupakan penutupan tertinggi sejak Rabu pekan selanjutnya. Harga juga melihat persentase kenaikan satu hari terbesar sejak 20 Juni 2019, menurut data FactSet. Jumat lalu, harga emas berjangka turun sekitar 5% tuk menandai penurunan persentase satu hari  terbesar dalam hampir tujuh tahun. Itu ialah penurunan yang membingungkan beberapa investor, tetapi analis menghubungkan langkah itu dengan kebutuhan tuk menjual logam tuk menghasilkan uang tunai untuk menutupi margin call.

Emas menjadi pasar yg sangat dalam dan likuid, dimana investor dapat menarik keuntungan dari likuiditas saat dihadapkan dengan panggilan tuk margin tambahan pada gaya ekuitas. Saham A.S i9000. pada hari Jumat mencatat penurunan mingguan terburuk sejak Oktober 2008.

Indek saham A.S. menuju lebih tinggi pada hari Selasa setelah pengumuman Given, kemudian berbalik lebih rendah. Indeks Dolar AS bahkan turun 0,2% dalam 97,21, sedangkan imbal hasil Obligasi AS tenor 10-tahun menghasilkan turun seven basis poin pada one,0159%. Harga yang lebih rendah dapat mendorong daya tarik emas karena komoditas berharga tidak menawarkan coupon.

Sejarah menunjukkan yakni begitu emas telah melayani tujuannya sebagai tempat yg aman dalam krisis, buyer biasanya bergerak cepat tuk membangun kembali posisi nereka di emas. Untuk ketika ini, kurs turun serta mereka akan terus melakukannya pada AS, dan di seluruh dunia dimana triliunan lebih dari obligasi yg memberikan hasil negatif. Terkait adalah faktor permintaan mendasar yg kuat untuk penetapan harga emas ke depan dan dengan penurunan suku bunga hari terkait, yang semakin mendekati titik ini.

Harga emas mencapai rekor tertinggi sebelum Obligasi AS tenor 10 tahun semakin mendekati 0%. Sejarah mencatat bahwa sejak Nov 1984, rekor level intraday tertinggi untuk emas berjangka paling aktif di $ 1.923,70 for each ounce pada 6 Sept 2011, menurut Dow Jones Market Data.