Emas Naik Menyentuh Level Tertinggi Sepekan

Emas Naik Menyentuh Level Tertinggi Sepekan
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Komoditas Logam Mulia mencatat kenaikan di sesi perdagangan Asia pagi tadi, hingga mencapai level puncaknya dalam sepekan setelah para investor mencerna kemajuan stimulus AS lebih lanjut serta data inflasi AS yang turun di bawah ekspektasi pasar.

Data inflasi yang dirilis pada Rabu malam waktu AS, menunjukkan bahwa harga konsumen inti mencatat kenaikan 0.1% di tingkat bulanan pada Februari lalu, lebih rendah dari perkiraan pertumbuhan 0.2%, namun tidak berubah dari pencatatan di bulan Januari sebelumnya, sementara di tingkat tahunan indeks harga konsumen mencatat kenaikan 1.3%, sedikit melambat dari perkiraan pertumbuhan 1.4%, yang mana angka ini sesuai dengan pertumbuhan di bulan Januari lalu.

Kyle Rodda sebagai analis di IG Markets mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya melihat adanya sedikit momentum bagi Emas di saat data CPI dirilis dengan hasil yang lebih lambat, sehingga lonjakan mata uang US Dollar sedikit mereda dan imbal hasil Treasury menghentikan kenaikannya dan hal ini menjadi pendorong yang positif bagi Logam Mulia.

Hasil tersebut menurunkan patokan imbal hasil dan greenback membatasi kenaikan sebelumnya akibat dari ekspektasi terhadap laju inflasi yang akan bergerak lebih tinggi hingga berpotensi melebihi target 2% dari Federal Reserve.

Sementara itu para anggota US House of Representatives telah memberikan persetujuan akhir di hari Rabu kemarin, terhadap paket stimulus senilai $ 1.9 triliun, sehingga mampu meningkatkan harapan terhadap laju pemulihan ekonomi AS dari dampak pandemi Covid-19 saat ini.

Selain itu pada hari ini para investor juga tengah menunggu keputusan kebijakan dari European Central Bank yang akan dirilis pada malam hari nanti, guna mencari petunjuk yang lebih pasti terkait tindakan dari para pengambil kebijakan Eropa untuk mengekang kenaikan imbal hasil.

Namun demikian para pelaku pasar masih mewaspadai pergerakan Emas, seperti yang disampaikan oleh Rodda bahwa tren Emas masih berada di jalur penurunannya, di saat imbal hasil riil masih terus memberikan dorongan yang lebih tinggi, menyusul optimisme seputar pemulihan ekonomi serta ekspektasi bahwa bank sentral harus melepaskan dukungan kebijakannya di sejumlah sektor penopang ekonomi.(WD)

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id

Artikel Forex Lainnya

Gulir ke Atas