Emas Menuju Pekan Terburuk Sejak Pertengahan Maret, Dolar Disukai

0
Emas Menuju Pekan Terburuk Sejak Pertengahan Maret, Dolar Disukai

Emas menuju penurunan mingguan terbesarnya dalam hampir dua bulan karena investor menyukai dolar sebagai penyimpan nilai di tengah percepatan inflasi serta ekspektasi pengetatan moneter yang agresif.

Emas stabil pada hari Jumat setelah jatuh 1,7% di sesi sebelumnya karena harga produsen AS naik lebih dari yang diharapkan pada bulan April, memperkuat ekspektasi Federal Reserve akan mempertahankan jalur kenaikan suku bunga yang cepat untuk memperlambat ekonomi yang terlalu panas. Dolar menguat dan imbal hasil Treasuries turun karena selera risiko yang lebih rendah setelah angka tersebut.

Investor sedang memantau kebangkitan virus yang berkelanjutan dan mengakibatkan perlambatan ekonomi di China, yang merupakan pembeli logam mulia terbesar di dunia. Dalam perkembangan terakhir, pejabat Beijing membantah kota tersebut akan di lockdown karena penduduk yang bergegas untuk membeli makanan

Emas naik 0,2% menjadi $1,824,79 per ons pada pukul 9:34 pagi di Singapura, dan turun 3,1% untuk pekan ini. Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,1%, memangkas kenaikan mingguannya menjadi 0,9%. Perak, platinum, dan paladium semuanya naik setelah turun setidaknya 4% kemarin.(yds)

Sumber: Bloomberg

Sumber: www.kp-press.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here