Emas Menguat Seiring Melemahnya Greenback

Emas Menguat Seiring Melemahnya Greenback
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Saat memasuki sesi perdagangan waktu Asia pagi hari tadi, pergerakan komoditas Emas mencatat kenaikan harian dalam lima hari, seiring para investor yang tengah mempertimbangkan prospek ekonomi sebelum risalah Federal Reserve akan dipantau untuk mendapat petunjuk mengenai kebijakan moneter AS.

Perdagangan Logam Mulia mengawali bulan Juli dengan langkah yang positif dengan mencatat penutupan tertingginya dalam lebih dari dua pekan terakhir di hari Senin kemarin, seiring masih adanya sejumlah poin kelemahan seperti pengangguran yang meningkat di AS yang akan menghalangi langkah hawkish dari The Fed, sehingga dinilai berpotensi memberikan dukungan lanjutan bagi Emas.

Pada hari Rabu waktu AS besok, Federal Reserve akan merilis risalah dari pertemuan kebijakan mereka di bulan Juni, yang sebelumnya telah mengguncang pasar akibat adanya isyarat kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan.

Setidaknya catatan tersebut seharusnya menawarkan lebih banyak penilaian bagi investor Emas untuk mempertimbangkan gambaran laju ekonomi yang dilingkupi oleh tekanan inflasi serta ancaman dari merebaknya varian baru virus corona.

Terkait akan hal tersebut Howie Lee selaku ekonom di Overseas-Chinese Banking Corp mengatakan bahwa dirinya menilai jika ini hanya rebound secara teknis yang terjadi terhadap Emas setelah mengalami penurunan yang sangat tajam di bulan Juni lalu, dan nampaknya harga Emas belum mampu melewati kisaran $ 1800, namun juka terjadi penurunan angka ekonomi maka hal ini bisa menjadi katalis bagi Emas untuk beranjak naik lebih tinggi lagi.

Bulan Juni dinilai sebagai bulan perdagangan terburuk bagi Emas sejak akhir 2016 silam, menyusul para investor yang menghindari Emas akibat adanya tanda-tanda bahwa pemerintah siap untuk mengendalikan langkah-langkah stimulus pandemi mereka, sehingga hal tersebut memberikan dorongan bagi US Dollar dan yield Treasury untuk bergerak lebih tinggi, sekaligus memberikan tekanan bagi safe haven Emas.(WD)

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas