Emas Mendekati Tertinggi Satu Minggu

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Emas bertahan di dekat level tertinggi dalam seminggu setelah percepatan inflasi di AS memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai menaikkan suku bunga segera setelah Maret.

Indeks harga konsumen naik 7% pada tahun 2021, kenaikan 12 bulan terbesar sejak Juni 1982, menurut data Departemen Tenaga Kerja yang dirilis Rabu. Pengukur inflasi yang diikuti secara luas naik 0,5% dari November, melebihi perkiraan. Dolar mengalami sesi terburuknya sejak Mei.

Harga emas stabil di atas $1.800 per ons setelah turun untuk pertama kalinya dalam tiga tahun pada tahun 2021 karena investor mulai mempertimbangkan kebijakan moneter yang lebih ketat. Ketua Fed Jerome Powell telah berjanji untuk melakukan apa yang diperlukan untuk menahan lonjakan inflasi dan memperpanjang ekspansi. Ekonomi tumbuh dengan laju sedang dalam minggu-minggu terakhir tahun lalu, kata bank sentral AS dalam survei Beige Book Rabu.

Sementara itu, Presiden Fed Bank of St. Louis James Bullard mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa empat kenaikan suku bunga mungkin diperlukan tahun ini. Kenaikan bisa terjadi pada awal Maret, Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan dalam sebuah wawancara dengan PBS NewsHour.

Emas spot sedikit berubah pada $1,825.14 per ons pada 09:06 di Singapura, setelah naik ke $1,828.11 Rabu, level intraday tertinggi sejak 5 Januari. Indeks Spot Dolar Bloomberg naik tipis setelah turun 0,6% di sesi sebelumnya. Perak dan platinum stabil, sementara paladium merosot. (knc)

Sumber : Bloomberg

Sumber: www.kp-press.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas