Emas Memperpanjang Kenaikan Namun Berpotensi Terbatas

Komoditas Emas memperpanjang kenaikannya di sesi perdagangan Asia pagi hari tadi, melanjutkan keuntungannya dari rebound di sesi perdagangan AS semalam.

Kenaikan ini sepertinya tidak terpengaruh oleh tingkat kepercayaan investor menjelang pengumuman kebijakan dari Federal Reserve yang saat ini menerapkan pelonggaran kuantitatif secara tidak terbatas selama dua bulan terakhir sebagai upaya memerangi dampak Covid-19 terhadap ekonomi.

Antisipasi dari pertemuan Federal Reserve AS yang dijadwalkan telah meningkatkan kepercayaan investor. Jika mengacu pada sentimen risk-on, maka biasanya investor akan beralih ke aset berisiko seperti ekuitas saham, namun saat ini justru aset safe haven Emas justru menguat di tengah melemahnya indeks Dollar.

Mata uang US Dollar tergelincir terhadap sejumlah mata uang utama dunia lainnya, di tengah menguatnya saham setelah para investor mundur dari minat beli terhadap greenback, yang dipandang sebagai safe haven tradisional.

Para investor akan mengawasi apakah Fed akan meninggalkan suku bunga mendekati nol, dan juga apakah akan memperkenalkan langkah-langkah lebih lanjut untuk meredam kejatuhan ekonomi dari COVID-19.

Komoditas Emas akan mendapatkanmnfaat dari langkah-langkah stimulus yang lebih luas, seiring sifatnya sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Jika pergerakan greenback masih mengalami tekanan, maka tidak menutup kemungkinan laju kenaikan komoditas Emas akan berlanjut menyusul tekanan yang diterima US Dollar, namun sentimen risk-on sepertinya akan menjadi hambatan bagi kenaikan Emas lebih lanjut.(