Emas Melemah Dekati Harga $1600 per ons

Harga emas di Asia turun pada Selasa pagi karena pasar saham menguat.

Harga logam kuning sempat mencapai $ 1.645,3 semalam karena investor bereaksi terhadap perpanjangan masa lockdown AS akibat COVID-19 hingga 30 April dengan mencari tempat berlindung yang aman.

Tapi Emas berjangka gagal mempertahankan kenaikannya dari sesi terakhir dan turun 0,37% pada $ 1,637.1.

Pasar ekuitas Asia melaporkan kenaikan hari ini karena China mengumumkan Indeks Manajer Pembelian Manufaktur 52 untuk Maret, berbeda dengan pendapat analis yang memperkirakan kontraksi.

Kejatuhan resesi dari Covid-19 pada ekonomi global menunjukkan investor cenderung terus mencari perlindungan dalam emas. Permintaan untuk emas tetap kuat, setidaknya sampai kondisi ekonomi stabil dan prospek mulai membaik mengikuti langkah-langkah stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dilakukan oleh pemerintah dan bank sentral.