Emas Ditekan Penguatan Dollar Dan Yield Treasury

Emas Ditekan Penguatan Dollar Dan Yield Treasury
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Menguatnya nilai tukar mata uang US Dollar serta imbal hasil Treasury AS yang terus meningkat, telah menimbulkan tekanan terhadap harga komoditas Emas sejak sesi perdagangan Asia di awal pekan ini, melanjutkan kemerosotoan lebih dari 4% di sesi perdagangan sebelumnya.

Hingga menjelang memasuki sesi perdagangan waktu Eropa pada siang hari ini, harga Emas mencatat penurunan hingga 0.80% di $ 1834.08, jauh di bawah level harga $ 1900, setelah sebuah data yang dirilis pada pekan lalu menunjukkan jumlah klaim pengangguran awal turun menjadi 787.000 selama minggu sebelumnya, turun dari 790.000 klaim dari minggu sebelumnya sehingga mendorong imbal hasil obligasi yang kuat.

Data ini telah meningkatkan ekspektasi terhadap laju pengeluaran federal yang lebih banyak untuk membantu ekonomi AS yang tengah dilanda pandemi Covid-19 dan pada gilirannya akan memberikan dukungan bagi nilai tukar greenback terhadap mata uang utama pesaingnya.

Selain itu data ketenagakerjaan AS yang dirilis pada Jumat lalu menunjukkan tingkat penggajian di luar sektor pertanian untuk bulan Desember, mengalami penyusutan 140 ribu, dibandingkan kenaikan 71 ribu dalam perkiraan yang disuarakan oleh Investing.com serta jauh lebih rendah dari kenaikan sebanyak 336 ribu yang tercatat di bulan November sebelumnya, sementara tingkat pengangguran tetap stabil di 6.7% akibat masih tingginya lonjakan kasus Covid-19 di AS.

Pada akhir pekan lalu Presiden terpilih AS Joe Biden menilai bahwa warga AS membutuhkan bantuan lebih banyak dengan segera dan menyatakan bahwa pemerintah harus bertindak saat ini untuk membantu ekonomi bahkan dengan pembiayaan yang mengalami defisit, serta berjanji untuk mengajukan proposal dukungan fiskal hingga triliunan Dollar di pekan mendatang untuk melawan dampak pandemi virus terhadap ekonomi.

Sedangkan buntut dari kerusuhan yang dilakukan oleh pendukung Presiden Trump di Gedung Capitol Washington DC pekan lalu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Nancy Pelosi memimpin seruan agar Wakil Presiden Mike Pence serta anggota kabinet untuk segera mencopot Donald Trump dari jabatannya sebelum melakukan impeachment, yang mana seruan pemakzulan Trump ini meningkat setelah beliau menghasut pendukungnya untuk menyerbu Capitol Hill.(WD)

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id

Artikel Forex Lainnya

Gulir ke Atas