Ekspor Jepang Kembali Melemah Akibat Perlambatan Global

Ekspor Jepang turun selama tujuh bulan secara berturut-turut pada bulan Juni karena perlambatan pertumbuhan global dan ketidakpastian perdagangan terus menggoncang ekonomi terbesar ketiga di dunia itu.

Nilai pengiriman di luar negeri turun 6.7% pada bulan Juni dari tahun sebelumnya, menurut kementerian keuangan, dengan penurunan ekspor komponen semikonduktor dan onderdil mobil menjadi hambatan terbesar. Ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan penurunan ekspor 5.4%, setelah penurunan 7.4 persen di bulan sebelumnya.

Sementara impor turun 5.2 persen tahunan dibandingkan perkiraan untuk penurunan 0.2 persen setelah penurunan 1.5 persen sebulan sebelumnya.

Sehingga neraca perdagangan surplus 589.5 miliar yen, dibantu oleh penurunan impor yang lebih besar dari perkiraan. Melebihi ekspektasi ekonom dengan memperkirakan surplus 403,5 miliar yen menyusul defisit 968.3 miliar yen pada bulan Mei.

Ekspor ke Cina terus turun karena ekonomi yang melambat dan ketegangan perdagangan menghambat permintaan di sana. Komponen elektronik dan pengiriman peralatan pembuat chip ke China masing-masing turun lebih dari 20%, menawarkan indikasi permintaan teknologi yang menurun.

Penurunan yang terus-menerus dalam ekspor menjadi pertanda buruk bagi ekonomi Jepang, yang perlu mempertahankan momentum saat menuju kenaikan pajak penjualan yang mengurangi konsumsi pada bulan Oktober.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini