Ekonomi Jepang Kuartal Pertama Indikasikan Tetap Menuju Resesi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Ekonomi Jepang menyusut, lebih rendah dari perkiraan semula pada kuartal pertama tetapi dampak luas dari krisis coronavirus diperkirakan masih akan mengirim negara itu lebih dalam menuju resesi.

Serangkaian data April baru-baru ini termasuk ekspor, output pabrik dan angka pekerjaan menyarankan Jepang menghadapi kemerosotan terburuk pascaperang pada kuartal saat ini. Wabah virus memaksa orang untuk tinggal di rumah dan bisnis tutup secara global.

Ekonomi terbesar ketiga dunia itu menyusut 2,2% tahunan pada Januari-Maret, data yang direvisi menunjukkan pada hari Senin, kurang dari kontraksi 3,4% yang ditunjukkan dalam pembacaan awal dan dibandingkan dengan perkiraan pasar rata-rata penurunan 2,1%.

Data yang direvisi mengkonfirmasi Jepang telah tergelincir ke dalam resesi untuk pertama kalinya dalam 4-1/2 tahun, setelah kontraksi 7,2% pada Oktober-Desember, tertekan oleh kenaikan pajak penjualan tahun lalu dan perang dagang AS-China. Resesi didefinisikan sebagai dua kuartal berturut-turut mengalami kontraksi.

Pada basis kuartal ke kuartal, ekonomi mengalami kontraksi 0,6% pada kuartal pertama dibandingkan dengan pembacaan awal penurunan 0,9%.

The post Ekonomi Jepang Kuartal Pertama Indikasikan Tetap Menuju Resesi appeared first on News Topgrowth Futures.

Gulir ke Atas