Dolar Respon Turun Pembukaan Lockdown

Dolar turun pada Senin di sesi perdagangan Asia, melepaskan sebagian kenaikannya dari awal sesi.

Dolar mulai menguat setelah adanya rencana beberapa negara untuk membuka kuncian (lockdown) yang membatasi penyebaran pandemi COVID-19 meningkatkan sentimen investor. Negara bagian California, Michigan, dan Ohio, tiga negara bagian penting untuk manufaktur AS, mengambil langkah-langkah untuk memungkinkan pabrik dan beberapa bisnis melanjutkan pekerjaan.

Indeks Dolar AS yang melacak kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama tergelincir 0,04% menjadi 99,725.

Jumlah klaim pengangguran AS sejak akhir Maret melonjak di atas 30 juta yang dirilis hari Kamis lalu, dan Menteri Keuangan Steve Mnuchin memperingatkan semalam bahwa tingkat pengangguran AS sudah bisa mencapai 25%.

“Berita buruk tentang pasar tenaga kerja AS hampir seperti yang diharapkan, dan orang-orang sekarang berasumsi bahwa kegiatan ekonomi akan dimulai kembali lebih cepat di Amerika Serikat dan Eropa,” Tohru Sasaki, kepala penelitian pasar Jepang di JP Morgan Securities, mengatakan kepada CNBC.