Dolar Di Kisaran Tinggi Setelah Pemangkasan FED

Dolar Di Kisaran Tinggi Setelah Pemangkasan FED

Dolar berada di level tinggi pada perdagangan Kamis setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, seperti yang diharapkan. Ketua FED mengisyaratkan batasan/syarat yang lebih tinggi untuk penurunan suku bunga, pemangkasan FED di masa depan.

Terhadap yen Jepang, dolar AS menyentuh tertinggi tujuh minggu di 108,47 dan bergerak tepat di bawah level itu di perdagangan pagi Asia. Dolar juga naik pada franc Swiss, mencapai tertinggi tiga bulan, dan juga terhadap mata uang utama lainnya.

Dolar Selandia Baru secara singkat melonjak 0,2% setelah produk domestik bruto kuartal Juni lebih tinggi dari ekspektasi, sebelum dibanjiri oleh menguatnya dolar AS. Aussie jatuh jelang data pekerjaan.

Bank sentral AS, melakukan voting 7-3, menurunkan tingkat target dana Fed pada Kamis dinihari ke kisaran 1,75% menjadi 2,00% “mengingat implikasi perkembangan global untuk prospek ekonomi.”

Namun, Ketua Fed Jerome Powell menggambarkan prospek AS sebagai “menguntungkan” dan tingkat suku bunga sebagai “asuransi.” Dia tidak mengesampingkan pemotongan di masa depan, tetapi pernyataannya tidak sesederhana yang diharapkan pasar sehingga mengangkat imbal hasil obligasi dan dolar.

Proyeksi yang diterbitkan oleh The Fed menunjukkan para pembuat kebijakan, suku bunga yang diharapkan untuk tetap berada dalam kisaran baru sampai tahun 2020, sementara pasar berjangka telah mengantisipasi setidaknya pemotongan lain.