Data Inflasi AS Melecut Kenaikan USD

0
Data Inflasi AS Melecut Kenaikan USD

Kendati sempat diwarnai volatilitas yang intens pasca rilisan data inflasi Amerika Serikat pada Kamis malam kemarin (10 Februari 2022), namun USD berhasil mengendalikan tren dan berpotensi berlanjut, setidaknya menjelang sesi pembukaan zona waktu pasar New York nanti malam.

Bahkan USD berpotensi untuk menguat dan ditutup dengan grafik menanjak, jika sentiment positif yang membayangi jejak USD terus mengkristal pada sepanjang sesi transaksi zona waktu pasar New York pada penghujung malam ini (11 Februari 2022).

Persepsi yang terbangun pada ranah pasar forex adalah bahwa Fed –secara agresif- akan menaikkan suku bunga yang akan dimulai pada Maret mendatang, menyusul publikasi data Inflasi AS atau (US CPI) pada bulan Januari  naik 7.5% (basis tahunan) dan untuk basis bulanan, meronta pada lau 6.0. Meski sedikit di bawah estimasi ekonom yang mematok 7.3%, namun sangat efektif melecut performa impresif USD.

Data tersebut nampaknya selaras dengan komentar yang kerap dilontarkan oleh para petinggi Fed yang bersikap hawkish terkait prospek kenaikan suku bunga AS.

Merespon hasil US CPI, Presiden Fed Louis, James Bullard misalnya , menandaskan  pada Bloomberg bahwa ia ingin melihat kenaikan 100 basis poin pada bulan Juli.

Di sisi lain, imbal hasil obligasi AS juga turut melonjak, bersanding dengan penguatan USD versus JPY pada level tertinggi dalam lima pekan, yaitu 116.340.

Prediksi yang berkecambah di ranah pasar uang dan pasar berjangka berkenaan dengan proyeksi kenaikan suku bunga AS, antara lain peluang kenaikan 50 basis poin pada Maret mendatang, bahkan sempat mencuat selentingan tentang kenaikan darurat  lebih cepat. Prediksi optimal lainnya mematok kenaikan sebesar 160 basis poin akan terjadi hingga akhir tahun ini !

Sajian grafik  MT4 TopGrowth, memonitor pola jejak 5 pairs sebagai berikut; EUR/USD mendekati support minor 1.13662, dengan target susulan mengusik area support ketat 1.13287-1.13021, sementara GBP/USD tertekan menuju area support 1.35203-1.34882 dan AUD/USD berpotensi menembus support terdekat 0.71052 dengan target berikut 0.70813-0.70492.

Di sisi lain, USD/CHF berpeluang menggedor area resisten 0.92872-0.92956, sebagai titik pijak test resisten solid Daily, 0.93114-0.93417 serta  USD/JPY sejenak jejak fase koreksi menyapa level low temporer intraday hari ini, 115.868

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id ~ Perusahaan Pialang Berjangka PT Topgrowth Futures

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here