• 5 April 2020

Dan Emas Menembus $1600

Dan Emas – Harga emas naik pada perdagangan pada hari Selasa (18/02/2020) ke level tertinggi sejak 2013, karena berlanjutnya kekhawatiran atas epidemi COVID-19 di China yang menekan bursa saham dan memicu permintaan untuk aset safe destination, termasuk emas dan Obligasi AS.

Emas menemukan daya apung dari
peningkatan risk aversion, sebagaimana tercermin dalam jatuhnya bursa saham dan
menurunnya imbal hasil obligasi. Harga emas terus melawan dolar AS, yg dalam
posisi tertinggi 4½ bulan. Emas untuk pengiriman April, di Comex naik $ 17,20,
/ 1,1%, menjadi menetap di $ 1,603.60 per ounce sesudah menyentuh tertinggi
di $ 1,608.20. Tersebut menandai level penyelesaian tertinggi untuk kontrak paling
aktif sejak Maret 2013, berdasarkan data FactSet.

Ada potensi kenaikan emas lebih
lanjut dalam minggu terkait dan selanjutnya, pada large dan swing point tersebut
$ 1.600. Ayunan melewati $ 1.600 dapat menyebabkan harga bergerak jauh lebih
tinggi, dimana target penting selanjutnya pada $ 1.700 hingga $ 1900 ikut jadi
sasaran dalam beberapa bulan mendatang. Tetapi kegagalan untuk melengkapi breakout akan menyebabkan emas berkonsolidasi
di sekitar $ 1.500.

Sejumlah sentiment positif
mendukung sekarang, diantaranya adalah posisi kurva imbal hasil Treasury SINCE
sekarang yang menghasilkan imbal hasil negatif, jika Kamu sekarang
memperhitungkan inflasi. Hasil nyata negatif dengan tingkat penurunan adalah
lebih melimpah bahan bakar untuk dan emas, pada akhirnya, mencapai rekor
tertinggi dalam dolar AS.

Indeks saham patokan A.S.
diperdagangkan lebih rendah pada Selasa karena emas berjangka ditutup,
bergabung dengan ekuitas worldwide, setelah Apple Inc. mengatakan Senin malam
bahwa wabah virus di China maka akan merusak hasil kuartal kedua.

Permintaan akan resource safe haven menurunkan
imbal hasil obligasi, dimana imbal hasil Obligasi AS tenor 10-tahun turun 4,one
basis poin menjadi one,546%. Hasil yang lebih rendah dapat meningkatkan daya
tarik emas dengan memangkas biaya peluang dari memegang aset yang tidak
meraih.

Dolar AS menguat sehingga membatasi
kenaikan emas. Indeks Dolar AS naik 0,4% menjadi 99,396, setelah diperdagangkan
dalam level tertinggi lebih dri empat bulan. Dolar yg lebih kuat dapat
jadi hambatan bagi emas lalu komoditas lain yang dihargai dalam unit ini,
menjadikannya lebih mahal bagi pemilik mata uang lainnya.

Dalam berita ekonomi, indeks
kondisi bisnis Empire Condition Federal Reserve New You are able to naik 8,1 poin menjadi 12,9
dalam Februari, level tertinggi sejak Mei lalu. Harga emas bergerak naik segera
sesudah data ini dirilis dalam Selasa pagi, setelah turun lebih rendah tepat pada
depan data.