• 2 April 2020

Caixin Manufacturing PMI Menunjukkan Perluasan Manufaktur Cina

Sebuah survei dari lembaga swasta yang dirilis pada hari ini menunjukkan bahwa aktifitas manufaktur Cina berhasil diperluas di bulan Desember.

Markit/Caixin Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk sektor manufaktur berskala menengah dan kecil, berada di angka 51.5, sedikit lebih rendah dari pencapaian di 51.8 pada bulan November sebelumnya. Sementara analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan manufacturing PMI berada di 51.7 untuk bulan Desember.

IHS Markit bersama Caixin mengatakan dalam siaran persnya mengatakan bahwa laju permintaan domestik mengalami peningkatan di bulan Desember, namun laju ekspansi justru lebih lambat dibandingkan bulan November dan Oktober sebelumnya.

Selain itu juga terjadi peningkatan dalam sentimen bisnis di Cina. Pada hari Selasa sebelumnya, Cina telah merilis data PMI Manufaktur resmi yang sedikit berada di atas ekspektasi di 50.2 yang dikeluarkan oleh biro statistik pemerintah Cina.

Hingga saat ini para investor terus mencermati kesehatan ekonomi Cina di tengah konflik perdagangan yang telah lama terjadi dengan AS yang membebani sentimen di segala sektor ekonominya.

Survei PMI resmi biasanya mensurvei sebagian besar bisnis besar dan perusahaan milik negara, sementara survei Markit / Caixin menampilkan perpaduan yang lebih besar antara perusahaan kecil dan menengah.

Zhengsheng Zhong selaku direktur analisis makroekonomi di Caixin anak perusahaan CEBM Group, mengatakan bahwa kepercayaan bisnis yang lemah merupakan faktor utama terjadinya perlambatan ekonomi di tahun ini, karena kesepakatan perdagangan fase pertama dengan AS telah memberikan sinyal positif sehingga mampu menciptakan ruang bagi pemulihan kepercayaan bisnis, yang seharusnya mampu membantu menstabilkan ekonomi.

Seperti diketahui bahwa pada 13 Desember lalu, AS dan Cina telah mengumumkan bahwa kedua negara telah mencapai kesepakatan perdagangan fase pertama, termasuk sejumlah pengurangan tarif, peningkatan pembelian produk pertanian serta perubahan struktural untuk masalah kekayaan intelektual dan teknologi.(